Cara Mudah Mengatasi Anak Mengompol
Photo by cottonbro on Pexels.com
in

Cara Mudah Mengatasi Anak Mengompol

Orangtua dan anak itu sendiri untuk menghentikan agar anak tidak mengompol

Katalogue.id – Berikut cara-cara mudah untuk mengatasi anak agar tidak mengompol di celana dan di kasur ketika tidur.

Bagi orangtua anak mengompol adalah hal yang bisa. Tapi seiring pertumbuhan anak kita perlu waspada bila kebiasaan mengompol sang anak tidak terkontrol.

Mengompol adalah buang air kecil atau kencing secara tidak sengaja dilakukan sambil tidur atau hilangnya kontrol kandung kemih, biasanya pada malam hari, dan pada anak.

Beberapa penyebab utama mengompol adalah keterlambatan perkembangan neurologis, faktok genetik atau keturunan, infeksi, keganjilan fisik, kekurangan hormon, psikologi, konstipasi, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kafein, alkohol, dan apnea tidur.

Baca juga artikel: Menghisap Jari dan Ngempeng Bikin Gigi Anak Tonggos, Mitos atau Fakta?

Agar tak mengompol, ajarkan setiap malam untuk buang air kecil dahulu sebelum tidur.
Agar tak mengompol, ajarkan setiap malam untuk buang air kecil dahulu sebelum tidur. Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Seharusnya anak berusia di atas lima tahun sudah tidak lagi mengompol.

Pada kasus yang disebabkan fisik tertentu harus dibawah penanganan dokter untuk segera dilakukan pengobatan.

Akan tetapi tidak ada salahnya dilakukan juga upaya yang melibatkan orangtua dan anak itu sendiri untuk menghentikan agar anak tidak mengompol.

Cara-cara untuk mengatasi anak mengompol adalah:

  1. Ceritakan kepada sang anak bahwa mengompol adalah kebiasaan bayi saja. Jadikan dalam hatinya bahwa ia harus setop kebiasaan ini.
  2. Pada siang hari anak harus buang air kecil setidaknya setiap satu hingga dua jam sekali.
  3. Perhatikan anak jika mulai gelisah, ajak ke kamar mandi.
  4. Ayah dan ibu harus bekerjasama berbagi tugas.
  5. Jangan biarkan anak buang air kecil di kasur atau di celana.
  6. Latihlah minimal dua jam sebelum tidur untuk tidak atau mengurangi mengkonsumsi minum.
  7. Ajarkan setiap malam untuk buang air kecil dahulu sebelum tidur. Dan biasakan anak bangun pada malam hari untuk buang air kecil.
  8. Ajak bicara kepada anak sesaat sebelum tidur dengan kalimat positif. Mengapa jangan menggunakan kalimat negatif? Hal ini karena otak sang anak tidak mengenal kata, jangan, tidak, dsb. Contoh:
    • Gunakan kalimat positif: “Nak, bila akan pipis bangunlah, lalu turun dari tempat tidur, pergi ke kamar mandi dan pipis di toilet.”
    • Jangan menggunakan kalimat yang disertai ancaman meski dengan nada lembut: “Nak jangan, pipis di kasur iya. Nanti kalau pipis, Papa jewer kamu.” dengan memakai kata “jangan” maka otak sang anak akan menerjemahkan, “…pipis di kasur ya, nak”.
  9. Beri konsekuensi pada anak bila dia mengompol, contohnya ajak anak untuk mencuci bekas ompolnya. Dan sebaliknya berikan hadiah saat anak tidak mengompol. Misal, “jika kamu tidak mengompol selama seminggu, nanti ayah beri hadiah buku”. Hal ini akan terbukti membantu mengatasi frekuensi anak untuk mengompol.
  10. Pertimbangkan untuk menggunakan diaper atau popok. Beberapa orang meyakini kalau menggunakan diaper di rumah bisa mengganggu motivasi anak untuk bangun dan menggunakan toilet. Tetapi, ada juga yang berpendapat kalau memakai diaper bisa membantu anak merasa lebih mandiri dan percaya diri. Maka, berkonsultasilah pada dokter dan psikiater anak untuk menentukan pilihan terbaik bagi anak Anda.

Lakukan cara di atas terus menerus dan yang terpenting kesungguhan dan komitmen dari kedua orangtua untuk membantu sang anak untuk tidak mengompol.

Baca juga artikel: Ini Cara Terbaik Mempersiapkan Dana Pendidikan Untuk Anak

Nah itu tadi adalah tips untuk mengatasi anak agar tidak mengompol, jika Anda punya pengalaman lain tulis di kolom komentar iya.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0