Syarat Mengurus BPKB dan STNK yang rusak dan hilang
in

Cara Urus STNK dan BPKB Hilang atau Rusak

STNK merupakan singkatan dari Surat Tanda Nomor Kendaraan. Setiap kendaraan wajib memiliki STNK sebagai tanda kendaraan tersebut legal.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin pada suatu waktu STNK hilang atau rusak, sehingga sang empunya harus segera mengurusnya. Nah, bagaimana cara mengurusnya?

Situasi ini pasti langsung membuat kamu panik ya. Apalagi, kamu akan membayangkan ribetnya mengurus ulang STNK baru.

Tapi tenang, mengurus STNK hilang ternyata tidak serumit yang kamu bayangkan, kok. Simak ulasan yang dikutip dari laman polri.go.id berikut!

Prosedur-prosedur

Pelayanan surat keterangan kehilangan STNK hilang, status BPKB leasing

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. Formulir permohonan
  2. Laporan Polisi kehilangan STNK
  3. Cek Fisik kendaraan yang sudah dilegalisir
  4. Foto Copy BPKB dan legalisir dr Leasing
  5. Surat keterangan leasing
  6. Identitas Pemilik

Pelayanan Surat Keterangan Asal Usul BPKB hilang

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. Formulir permohonan
  2. Laporan Polisi Kehilangan BPKB
  3. Cek Fisik yang sudah dilegalisir
  4. Kliping Koran di dua Media Massa
  5. Surat Keterangan dari Reserse (Reskrim)
  6. Pemblokiran BPKB ( cek bank dup)

Pelayanan Ralat BPKB

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. BPKB yang akan diralat
  2. Faktur pemilik
  3. STNK asli
  4. Surat Keterangan Ralat Dokumen dari yang berwenang

Pelayanan Penghidupan BPKB Asli Timbul Duplikat

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. BPKB asli dan BPKB duplikat
  2. Cek fisik kendaraan
  3. STNK atas nama pemilik sekarang
  4. Surat permohonan penghidupan BPKB (bermaterai)

Pelayanan BPKB Duplikat

Persyaratan yang harus dilengkapi :

  1. Laporan Polisi kehilangan BPKB (min tingkat. Polsek)
  2. Kartu Tanda Penduduk (untuk perorangan)
  3. Salinan Akte pendirian dan surat keterangan domisili (untuk badan hukum)
  4. Surat Kuasa (untuk Instansi Pemerintahan / badan hukum)
  5. Surat Pernyataan BPKB Hilang dari pemilik bermaterai
  6. Bukti penyiaran di 2 (dua) media massa
  7. Surat keterangan dari Reserse (Reskrim)
  8. Sket dari bank bahwa tidak dalam status jaminan Bank
  9. Cek Fisik kendaraan Hadir (tingkat Polda)
  10. Foto Copy STNK
  11. Pemilik diwajibkan hadir untuk di Foto dan scan KTP

Syarat Mengurus STNK Hilang

  1. Segera buat laporan kehilangan STNK di kantor polisi terdekat.
    Saat Anda menyadari bahwa STNK hilang, segera melapor ke kantor polisi (Polres atau Polsek) terdekat. Di sana, Anda akan dibuatkan surat keterangan kehilangan, yang nantinya harus Anda bawa untuk proses pembuatan STNK baru menggantikan STNK yang hilang.
  2. Siapkan berkas kelengkapan sebagai persyaratan administratif.
    Berdasarkan informasi yang dilansir Divisi Humas Mabes Polri dalam akun Facebooknya, untuk mengurus penggantian STNK yang hilang, Anda perlu mempersiapkan persyaratan dokumen sebagai berikut:
    • KTP pemilik kendaraan (asli dan fotokopi)
    • Fotokopi STNK yang hilang
    • Surat keterangan kehilangan STNK dari kepolisian (Polsek atau Polres setempat)
    • BPKB (asli dan fotokopi)
  3. Datang ke Kantor SAMSAT.
    Jika berkas untuk melengkapi persyaratan administratif sudah ada di tangan, Anda tinggal membawanya ke Kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap), yang merupakan tempat penerbitan/pengesahan STNK oleh tiga instansi: Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja.

Berikut tata-cara mengurus penggantian STNK karena hilang di Kantor Samsat:

Cek Fisik Kendaraan

Ini merupakan langkah pertama yang dilakukan di Kantor SAMSAT. Cek fisik kendaraan sekaligus gesek nomor rangka dan mesin. Setelah selesai, hasil cek fisik tersebut agar difotokopi. Lalu:

  1. Mengisi formulir pendaftaran
    Pastikan Anda mengisi formulir dengan lengkap dan benar, untuk kemudian diserahkan ke Loket STNK hilang. Jangan lupa sertakan berkas kelengkapan administrasi yang sudah Anda siapkan.
  2. Mengurus cek blokir (surat keterangan hilang dari SAMSAT)
    Yang dimaksud dengan mengurus cek blokir adalah mengurus surat keterangan STNK hilang dari SAMSAT, yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak dalam kondisi diblokir atau dalam pencarian. Untuk ini, Anda harus melampirkan hasil cek fisik kendaraan.
  3. Mengurus pembuatan STNK baru di Loket BBN II
    Untuk mengurus pembuatan STNK baru sebagai pengganti STNK lama yang hilang, Anda harus menyerahkan semua berkas kelengkapan dan surat keterangan hilang dari SAMSAT di Loket BBN (Bea Balik Nama) II.
  4. Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
    Ini dilakukan jika Anda belum membayar pajak tahunan untuk kendaraan bermotor Anda. Jika Anda sudah membayar biaya pajak ini, maka bebas biaya pajak.

Biaya Pembuatan STNK Baru dan BPKB

Setelah selesai membayar pajak kendaraan bermotor selanjutnya, membayar biaya pembuatan STNK baru, berikut biaya pembuatan STNK baru.

Biaya untuk penerbitan STNK yang tertera dalam Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri berdasarkan PP No. 50 tahun 2010 adalah sebagai berikut:

  • Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum: Rp 50.000
  • Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih: Rp 75.000
  • Pengesahan STNK: Rp 0

Sebagai informasi, biaya yang perlu kalian siapakan untuk mengurus BPKB hilang adalah sekitar Rp 160.000 untuk kendaraan bermotor roda dua dan Rp 200.000 untuk kendaraan bermotor roda empat.

Mengambil STNK dan SKPD

Jika semua langkah sudah selesai dilakukan, Anda tinggal menyerahkan bukti pembayaran dari kasir ke bagian pengambilan STNK baru dan tunggu panggilan untuk mengambil STNK dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) yang sudah jadi.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0