IPA Kelas 6: 3 cara membuat magnet paling sederhana.
in

IPA Kelas 6: 3 Cara Membuat Magnet Paling Sederhana

Magnet: Pengertian, Sifat, Bentuk dan Jenisnya

Katalogue.id – IPA Kelas 6: 3 cara membuat magnet paling sederhana. Magnet adalah suatu benda yang mampu menarik benda lain di sekitarnya yang memiliki sifat khusus. Magnet pertama kali ditemukan oleh orang Yunani di sebuah tempat bernama Magnesia.

Dari situlah kata magnet berasal dan secara luas digunakan. Bentuk magnet yang paling pertama ditemukan berupa magnet alam berbentuk batu. Seiring berkembangnya pengetahuan dan teknologi, magnet kini telah digunakan pada banyak alat elektronik seperti telepon, dinamo, alat ukur, dan banyak lainnya.

Pada dasarnya, benda-benda yang bisa ditarik oleh magnet adalah benda yang mengandung unsur logam. Namun, tidak semua logam bisa terpengaruh daya tarik logam. Salah satu logam dengan daya tarik magnet kuat adalah besi dan baja.

Apabila sebuah magnet berada di antara serbuk besi, maka akan terlihat banyak serbuk yang menempel di kedua ujung magnet banyak sekali. Semakin tengah semakin sedikit serbuk besi yang menempel.

Artinya kedua ujung magnet tempat berada gaya tarik paling kuat. Sedangkan bagian tengah tidak memiliki gaya tarik magnet atau netral.

Apa Saja Sifat Magnet?

IPA Kelas 6: 3 cara membuat magnet paling sederhana.
IPA Kelas 6: 3 cara membuat magnet paling sederhana.

Sifat kemagnetan adalah kemampuan benda dalam menarik benda-benda lain di sekitarnya. Inilah sifat magnet pada umumnya, diantaranya:

  • Magnet hanya menarik benda tertentu yang ada di sekitarnya. Tidak semua jenis benda bisa ditarik oleh magnet meski berada dalam jangkauannya.
  • Gaya magnet dapat menembus benda.
  • Magnet mempunyai dua kutub, yakni kutub utara dan kutub selatan.
  • Apabila kutub magnet yang sejenis didekatkan satu sama lain, kedua kutub akan saling tolak menolak. Sebaliknya, kutub yang berlainan akan saling tarik-menarik.
  • Medan magnet akan membentuk gaya magnet. Medan magnet akan semakin rapat jika didekatkan dengan magnet.
  • Sifat kemagnetan dapat melemah atau hilang karena hal tertentu, seperti sering jatuh, terbakar, atau lainnya.

Apa Saja Bentuk Magnet?

Magnet yang dapat ditemukan ada berbagai macam bentuk. Perbedaan bentuk magnet ini karena magnet masing-masing dibuat dengan tujuan serta kegunaan yang berbeda-beda.

Secara umum, bentuk tetap magnet ada lima. Kelima bentuk tetap magnet tersebut meliputi:

  • Magnet batang, bentuknya menyerupai batang atau balok atau kubus.
  • Magnet silinder, bentuk magnet ini menyerupai tabung panjang.
  • Magnet jarum, bentuk magnet ini menyerupai jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnetnya lebih runcing.
  • Magnet cincin, magnet ini memiliki bentuk bulat menyerupai cincin.
  • Magnet U (Magnet ladam), magnet ini berbentuk seperti tapal kuda atau serupa dengan huruf U.

Apa Saja Jenis Magnet?

Adapun jenis magnet telah dibedakan menjadi dua berdasarkan asalnya yaitu magnet alami dan magnet buatan.

Magnet Alami

Magnet alami ialah salah satu jenis magnet yang sudah memiliki sifat kemagnetan secara alami. Maksudnya, magnet tersebut sudah memiliki sifat magnet tanpa ada campur tangan dari manusia.

Magnet alam dapat berupa batu-batuan atau benda lain. Jenis magnet alam cukup jarang ditemukan dan jumlahnya terbatas. Contoh magnet alam salah satunya yakni gunung ida di Magnesia yang dapat menarik sebuah benda-benda di sekitarnya.

Magnet Buatan

Magnet buatan ialah salah satu jenis magnet yang dibuat oleh manusia. Magnet buatan biasanya dibuat dari bahan-bahan magnetik yang kuat (seperti besi dan baja). Magnet inilah yang saat ini banyak ditemui.

Terdapat banyak bentuk-bentuk magnet buatan, mulai dari silinder, batang, U, jarum, keping, ladam dan lain sebagainya. Magnet buatan pun masih terbagi lagi menjadi 2, yaitu:

1. Magnet Tetap (Permanen), ialah salah satu jenis magnet yang mempunyai sifat kemagnetan yang bersifat permanen, meski proses dalam pembuatannya sudah dihentikan.

2. Magnet Sementara (Remanen), ialah suatu magnet yang mempunyai sifat kemagnetan yang hanya sementara, yaitu hanya terjadi selama dalam proses pembuatannya.

Fungsi Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Perhatikan para pemulung paku yang berada di jalanan. Mereka juga menggunakan sebatang kayu yang ujungnya sudah dipasangkan magnet sehingga mereka tinggal menyisir jalan dan menempel semua logam termasuk paku yang kemudian akan dikumpulkan. Terdapat beberapa fungsi magnet dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

  • Pada sebuah ujung gunting yang fungsinya untuk memudahkan dalam mengambil jarum jahit.
  • Dapat sebagai alat untuk mengangkat sebuah benda-benda dari besi.
  • Terdapat di bel listrik yang fungsinya untuk menggerakkan pemukul lonceng.
  • Terdapat di kompas yang fungsinya untuk penunjuk arah utara-selatan.
  • Terdapat di papan catur yang fungsinya agar tidak mudah terguling.
  • Terdapat pada dinamo sepeda dan generator yang fungsinya untuk membangkitkan sebuah tenaga listrik.

Cara Membuat Magnet dengan Mudah

Berbicara mengenai magnet, ternyata ada cara yang bisa membuat magnet buatan sendiri. Dikutip dari laman kumparan.com, inilah cara membuat magnet dengan mudah.

Menggosok ke Sebuah Benda Magnetis

Untuk membuat magnet yang pertama, bisa dengan cara menggosok sebuah benda magnetis dengan magnet. Gosokan kutub sebuah magnet pada besi atau baja. Semakin banyak gosokan yang dilakukan, semakin kuat sifat kemagnetan besi atau baja tersebut. Namun, sifat kemagnetan ini juga berlangsung sementara.

Menggunakan Cara Induksi

Membuat magnet dengan cara induksi ini cukup mudah yaitu dengan mendekatkan atau menempelkan suatu benda dengan magnet sehingga benda tersebut berubah menjadi magnet.

Benda magnetis yang didekatkan dengan magnet akan berubah sifatnya menjadi magnet namun sifatnya hanya sementara dan kemagnetannya bisa hilang.

Menggunakan Arus Listrik

Membuat magnet juga bisa dengan cara mengalirkan arus listrik ke benda magnetis, arus listrik ini akan menimbulkan medan magnet. Magnet yang terbentuk karena dialiri arus listrik disebut elektromagnet.

Sifat kemagnetan benda yang dialiri arus listrik berlangsung sementara. Ketika arus listrik terputus, sifat kemagnetan benda akan hilang.



Sampai disini dulu informasi tentang kategori edukasi, untuk artikel lainnya bisa Anda simak pada tautan berikut ini Katalogue.id. Tetap Gunakan Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0