Mengenal bagian dan sistem organ tubuh manusia.
Photo by RF._.studio on Pexels.com
in

Mengenal Bagian dan Sistem Organ Tubuh Manusia

Sistem Organ Tubuh Manusia

Katalogue.id – Mengenal bagian dan sistem organ tubuh manusia. Tubuh manusia memiliki berbagai organ dalam yang punya berbagai fungsi penting dan vital untuk tubuh. Kehilangan atau kerusakan salah satu organ dapat menyebabkan ketidakseimbangan fungsi tubuh.

Bahkan, dalam beberapa kasus mungkin menyebabkan kematian. Namun, pada beberapa kasus, seseorang juga dapat mendonorkan organ mereka tapi masih dapat hidup normal.

Sistem organ merupakan bagian yang menyusun tubuh manusia. Sistem ini terdiri atas berbagai jenis organ, yang memiliki struktur dan fungsi yang khusus. Sistem organ memiliki struktur dan fungsi yang khas. Masing-masing sistem organ saling tergantung satu sama lain, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sistem Organ Tubuh Manusia

Berbagai jenis organ ini saling bekerja sama dan membentuk suatu sistem organ pada tubuh manusia. Bila salah satu organ tidak berfungsi dengan baik, akan berdampak pada organ tubuh lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga fungsi sistem organ agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Dikutip dari laman alodokter.com, inilah sistem organ tubuh manusia yang perlu Anda ketahui.

Mengenal bagian dan sistem organ tubuh manusia.
Mengenal bagian dan sistem organ tubuh manusia.

Sistem Indra

Sistem indra pada manusia terdiri dari 5 indra atau yang biasa disebut pancaindra. Pancaindra terdiri dari mata yang berfungsi untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium bau, lidah untuk mengecap rasa, dan kulit sebagai indra peraba.

Secara khusus, kulit juga merupakan bagian dari sistem integumen, yaitu sistem yang menutupi organ dalam tubuh. Fungsi dari indera peraba adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pelindung tubuh dari mikroorganisme dan bahan kimia berbahaya.
  • Mengatur suhu tubuh.
  • Menjaga tubuh agar tidak terlalu cepat kehilangan cairan.

Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan adalah salah satu sistem organ yang memiliki peran vital bagi kelangsungan hidup manusia. Sistem ini berfungsi untuk mengambil oksigen dari udara yang dihirup dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai sisa metabolisme dari dalam tubuh.

Sistem pernapasan terdiri dari hidung, tenggorokan, laring, trakea dan bronkus, serta paru-paru. Proses penyerapan oksigen dari udara untuk dialirkan ke seluruh sel dan jaringan tubuh berlangsung di dalam paru-paru.

Sistem Kardiovaskular

Sistem kardiovaskular bertanggung jawab dalam memastikan sirkulasi darah berjalan lancar, yaitu dengan memompa dan mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Sistem kardiovaskular terdiri dari jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular).

Darah sendiri merupakan sarana transportasi bagi oksigen, nutrisi, dan zat penting lain, seperti hormon, untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Selain itu, darah juga bertugas untuk membawa zat beracun, seperti karbon dioksida, agar bisa dikeluarkan dari tubuh.

Sistem Urogenital

Sistem urogenital terdiri dari ginjal, saluran kemih, kandung kemih, dan uretra. Sistem organ ini berfungsi untuk menyaring racun, cairan, dan elektrolit yang berlebihan, seperti kalium dan natrium, di dalam darah.

Setelah disaring, darah akan diserap kembali untuk diedarkan ke seluruh tubuh, sedangkan sisa limbah dan zat beracun yang telah disaring akan dikeluarkan melalui urine.

Selain untuk membuang urine, sistem ini juga bertugas untuk mengatur jumlah elektrolit dan cairan tubuh, serta memastikan tingkat asam-basa atau pH darah berada pada kadar yang normal.

Sistem Reproduksi

Antara pria dan wanita memiliki sistem reproduksi yang berbeda. Sistem reproduksi pria mencakup semua organ yang digunakan selama hubungan seksual untuk menghasilkan keturunan, seperti penis, testis, epididimis, dan vas deferens.

Sementara itu, sistem reproduksi wanita mencakup semua organ yang diperlukan untuk berhubungan seksual, kehamilan, dan melahirkan anak. Organ reproduksi tersebut meliputi vagina, rahim, ovarium, dan tuba falopi.

Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan memungkinkan tubuh untuk menerima makanan, lalu mengolahnya menjadi nutrisi dan energi yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Proses metabolisme makanan menjadi energi dan nutrisi ini melibatkan sistem pencernaan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, dan usus.

Sistem Saraf dan Muskuloskeletal

Sistem saraf terdiri dari semua sel saraf di tubuh, baik saraf sensorik maupun saraf motorik. Sistem saraf memungkinkan manusia untuk merasakan, memahami, dan memberi respons terhadap lingkungan di sekitarnya. Sistem saraf juga berperan dalam gerak tubuh bersama dengan sistem muskuloskeletal.

Sistem muskuloskeletal mencakup otot (muskulo) dan tulang (skeletal). Secara umum, sistem ini berfungsi untuk menggerakkan tubuh, menjaga postur dan keseimbangan tubuh, menghasilkan panas tubuh melalui metabolisme, serta melindungi organ dalam tubuh.

Sistem Imunitas

Sistem imunitas atau sistem kekebalan tubuh merupakan sistem tubuh yang meliputi sel-sel khusus, seperti sel darah putih dan limfosit, serta sistem limfatik yang terdiri dari limpa, hati, kelenjar timus, dan kelenjar getah bening.

Sistem imunitas berperan dalam mendeteksi keberadaan zat berbahaya atau beracun, sel kanker, serta berbagai penyebab infeksi, seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Selanjutnya, sistem ini akan menghasilkan antibodi untuk menghancurkannya.

Sistem Ekskresi

Sistem ekskresi merupakan sistem organ pada manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme dan zat-zat lain yang dianggap racun oleh tubuh.

Racun dan zat limbah di tubuh akan dikeluarkan melalui sistem ekskresi yang terdiri dari kelenjar keringat di kulit, urine yang dihasilkan oleh sistem urogenital, serta tinja atau feses yang dihasilkan oleh sistem pencernaan.

Sistem Endokrin

Sistem endokrin terdiri dari hipotalamus di otak dan serangkaian kelenjar yang bertugas untuk menghasilkan hormon yang digunakan tubuh untuk mengendalikan berbagai fungsi tubuh, seperti pernapasan, metabolisme, reproduksi, pergerakan, pertumbuhan, persepsi sensorik, dan perkembangan seksual.

Berbagai kelenjar tubuh yang termasuk sistem endokrin adalah kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, pankreas, testis, dan ovarium.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0