Mengenal perbedaan vegetatif buatan dan alami.
in

Mengenal Perbedaan Vegetatif Buatan dan Alami

Memahami Contoh Tanaman Vegetatif Buatan dan Vegetatif Alami

Katalogue.id – Mengenal perbedaan vegetatif buatan dan alami. Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang dapat berkembang biak secara seksual maupun aseksual. Perkembangan aseksual disebut juga sebagai perkembangan vegetatif.

Perkembanganbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan tanpa melalui perkawinan dengan cara menggunakan bagian tubuh induknya. Perkembangbiakan vegetatif hanya melibatkan satu induk saja.

Terdapat dua macam perkembangan vegetatif yaitu alami dan buatan. Perkembangbiakan vegetatif alami terjadi tanpa bantuan tangan manusia dan perkembangbiakan vegetatif buatan terjadi sebaliknya.

Cara Pekembangbiakan Vegetatif Buatan

Cara perkembangiakan vegetatif buatan dilakukan melalui penggunaan stek batang, stek daun, perundukan, cangkok, penyambungan dan okulasi. Dibawah ini penjelasan dari cara perkembangbiakan vegetatif buatan.

Stek batang

Stek batang adalah cara perkembangbiakan tanaman dengan batang tumbuhan. Batang tumbuhan dipotong dengan alat potong seperti golok atau gergaji dengna panjang sesuai kebutuhan.

Stek daun

Untuk memperbanyak tanaman dengan cara stek daun, dibutuhkan lembaran daun atau lembaran daun beserta petiol (tangkai daun) tumbuhan tersebut.

Lembaran daun dan tangkai daun pada stek daun tidak akan menjadi bagian dari tanaman baru. Akan tetapi akar dan tunas tanaman baru pada stek daun muncul dari jaringan meristem primer atau meristem sekunder yang terdapat di lembaran daun tanaman.

Perundukan

Perundukan adalah suatu cara perbanyakan vegetatif buatan tanaman dengan membiarkan suatu bagian tanaman menumbuhkan akar sewaktu bagian tersebut masih tersambung dengan tanaman induk.

Proses perundukan dilakukan dengan cara suatu bagian batang diturunkan (“dirundukkan”) ke tanah, dan dibenamkan hingga beberapa minggu hingga muncul akar.

Cangkok

Mengenal perbedaan vegetatif buatan dan alami.
Mengenal perbedaan vegetatif buatan dan alami.

Cangkok adalah cara perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan dengan menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di potong dan di tanam di tempat lain. Tidak semua tumbuhan bisa di cangkok. Tumbuhan yang bisa di cangkok hanyalah tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji terbuka.

Cara perkembangbiakan vegetatif buatan dengan mencangkok adalah sangat istimewa terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan biasanya akan sama persis dengan induknya.

Penyambungan

Penyambungan atau enten (grafting) adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautannya.

Okulasi

Okulasi adalah salah satu cara meningkatkan mutu tumbuhan dengan cara menempelkan sepotong kulit pohon yg bermata tunas dari batang atas pada suatu irisan dari kulit pohon lain dari batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman yang baru.

Okulasi merupakan teknik pembiakan tanaman secara vegetatif dengan cara menempelkan mata tunas dari suatu tanaman kepada tanaman.

Okulasi bertujuan untuk menggabungkan sifat yang baik dari masing-masing tanaman yang diokulasi sehingga mendapatkan varietas tumbuhan yang baik.

Prinsip dasar dari okulasi adalah penempelan atau penggabungan batang bawah dengan batang bagian atas. Okulasi memerlukan teknik tersendiri supaya tujuan okulasi dapat berhasil.

Cara Pekembangbiakan Vegetatif Alami

Cara perkembangiakan vegetatif alami dilakukan melalui penggunaan spora, tunas, tunas adventif, umbi batang, umbi lapis, akar tinggal dan geragih. Dibawah ini penjelasan dari cara perkembangbiakan vegetatif buatan.

Spora

Spora merupakan satu atau beberapa sel (berupa haploid ataupun diploid) yang terbungkus oleh lapisan pelindung. Sel ini dorman dan hanya tumbuh pada lingkungan yang memenuhi persyaratan tertentu, yang khas bagi setiap spesies.

Fungsi spora sebagai alat persebaran mirip dengan biji, meskipun berbeda jika ditinjau dari segi anatomi dan evolusi. Tumbuhan berbiji dipandang dari sudut pandang evolusi juga menghasilkan spora.

Tunas

Tunas adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kecambah atau kuncup yang berada di atas permukaan tanah/media. Tunas dapat terdiri dari batang, ditambah dengan daun muda, calon bunga, atau calon buah.

Dalam peristilahan fisiologi tumbuhan, tunas juga berarti semua bagian tumbuhan yang bukan akar, yaitu bagian tumbuhan yang berkecenderungan memiliki geotropisme negatif (atau heliotropisme positif).

Tunas adventif

Tunas adventif terjadi saat suatu tumbuhan memiliki daun yang mengandung jaringan meristem, sehingga di bagian pinggiran daunnya dapat membentuk tunas baru. Tunas adventif ini terbilang unik, karena normalnya tumbuhan yang bisa bertunas akan mengeluarkan tunasnya pada ketiak daun atau ujung batang.

Sementara itu, pada tumbuhan dengan tunas adventif, tunas barunya akan muncul di sekeliling pinggiran daun atau di tempat yang jauh dari induknya. Karena sifatnya alami, seringkali tunas adventif dikenal pula dengan tunas liar.

Umbi batang

Umbi batang (bahasa Latin tuber cauligenum) yaitu umbi yang terbentuk dari batang atau struktur modifikasi batang, seperti geragih (stolo) atau rimpang (rhizoma). Umbi batang memunculkan tunas maupun akar, sehingga kerap kali dijadikan bahan perbanyakan vegetatif oleh manusia.

Umbi batang dihasilkan oleh beberapa spesies Solanaceae (yang paling dikenal adalah umbi kentang) dan Asteraceae (seperti umbi dahlia dan topinambur). Rimpang jahe-jahean (Zingiberaceae) sering dianggap oleh awam sebagai “umbi” atau “akar”.

Umbi Lapis

Umbi lapis (bulbus) merupakan sejenis umbi yang terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat dalam format roset. Umbi lapis dipandang berbeda dari umbi yang lainnya karena tidak mengakumulasi karbohidrat dalam bentuk polisakarida. Pembesaran terjadi karena berkumpulnya cairan di sel-selnya.

Akar tinggal

Akar tinggal adalah batang yang seluruhnya berada dan tumbuh menjalar di permukaan tanah. Akar tinggal/ rhizoma/ rimpang, dapat berupa bagian batang yang muncul dari tunas sisi, tumbuh memanjang horizontal didalam tanah,tunas tumbuhan baru tumbuh dari ketiak sisik setiap buku akar tinggal.

Geragih (stolon)

Geragih atau stolon adalah modifikasi batang yang tumbuh menyamping dan di ruas-ruasnya tumbuh bakal tanaman baru. Geragih adalah cabang batang yang memiliki perubahan bentuk dan penambahan fungsi.

Geragih biasanya berbuku-buku dan beruas-ruas. Dari ruas-ruas ini akan muncul tunas-tunas yang dapat menjadi tanaman baru. Setelah beberapa waktu tanaman ini tumbuh memanjang dan menjauhi induknya lalu membengkok ke atas membentuk individu baru.

Dengan demikian, geragih merupakan alat sintasan bagi spesies untuk mempertahankan kelestariannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0