Mengenal kuliner khas Bali legendaris dan nikmati lezatnya.
Photo by Omar Mahmood on Pexels.com
in

Mengenal 9 Kuliner Khas Bali Legendaris, Nikmati Lezatnya

Makanan Khas Bali yang Harus Dicicipi

Katalogue.id- Mengenal kuliner khas Bali legendaris dan nikmati lezatnya. Berlibur ke bali dan ingin mencicipi makanan khas bali yang legendaris, tentu bisa Anda lakukan dan agendakan terlebih dahulu. Pulau Bali memiliki berbagai macam kuliner yang nikmat dan harganya juga cukup terjangkau.

Pulau Bali mayoritas penduduk disana beragama hindu namun ada beberapa pula yang berama islam. Kuliner di Pulau Dewata ini tentu saja ada yang halal dan rasanya pun sangat enak di lidah. Berbagai kuliner khas Bali yang enak dan bergizi dengan bumbu-bumbu khusus yang berbeda dengan bumbu dan rasa lainnya.

Walaupun Bali terkenal dengan objek wisata pantainya yang eksotis dan dengan airnya yang sangat bening. Akan tetapi Bali juga memiliki berbagai kuliner khas yang tidak boleh Anda lewatkan.

Kuliner Khas Bali dengan Rasa Lezatnya

Mengenal kuliner khas Bali legendaris dan nikmati lezatnya. Bali sebagai tempat wisata dilengkapi pula dengan makanan khas yang masuk daftar untuk dicoba. Dikutip dari laman makananoleholeh.com berikut beberapa kulinernya.

1. Nasi Ayam Kedewatan Bali

Kuliner khas Bali yang pertama adalah nasi ayam kedewatan. Salah satu tujuan wisata bagi para turis lokal maupun mancanegara bila ke Bali adalah Ubud yang memiliki keindahan alam pesawahan dan tentunya kulinernya.

Nasi khas Ubud ini hampir mirip dengan nasi campur yang beredar di seluruh Nusantara misalnya makanan khas sunda yang terkenal dengan nasi timbel, bedanya lauk-lauk yang ada di sana adalah daging ayam, kacang goreng, jeroan, sate, telur rebus, dan kacang panjang.

Mengingat masyarakat yang mencintai rasa pedas, disediakan pula sambal matah yang dibuat dari irisan cabai kecil-kecil yang ditambah dengan bawang dan garam.

2. Sate Lilit Bali

Mengenal kuliner khas Bali legendaris dan nikmati lezatnya.
Mengenal kuliner khas Bali legendaris dan nikmati lezatnya. Foto Oleh: makananoleholeh.com

Kuliner yang paling identik dengan Bali adalah sate lilit yang terkenal dengan makanan khas Bali dari cara pembuatannya. Berbeda dengan jenis sate lain, sate lilit memang dibuat dengan cara melilitkan adonan daging kedalam tusuk.

Sedangkan kebanyakan olahan sate menusuk satu persatu daging yang telah dipotong kecil-kecil sebelum akhirnya dipanggang. Selain berbeda dari segi menaruh daging, juga berbeda dari segi ada tidaknya bumbu kacang yang telah melekat pada olahan sate.

Biasanya untuk membuat sate lilit, bahan yang digunakan adalah daging ikan tuna, namun ada juga yang memakai daging ayam. Membuatnya hanya perlu menghaluskan daging dengan cara menggilingnya kemudian memberikan bumbu dari bawang merah, serai, daun jeruk, dan bawang putih.

Selanjutnya adonan yang telah merata akan dililitkan ke tusuk sate sebelum nantinya dibakar sampai matang. Rasa pedas manis dengan aroma serai akan langsung muncul saat menikmati makanan khas Bali yang ada hampir di seluruh Bali ini.

3. Rujak Buleleng Bali

Selanjutnya kuliner khas Bali adalah rujak buleleng. Kuliner paling tepat untuk menimati teriknya matahari Bali saat siang hari adalah rujak buleleng yang memiliki rasa segar nan pedas. Berbagai buah-buahan akan dipotong dalam satu wadah kemudian nantinya akan dilumuri bumbu rujak di atasnya secara merata, itulah rujak buleleng.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bumbunya adalah gula aren buleleng, cuka, terasi, garam, cabai rawit, dan yang berbeda adalah adanya pisang batu. Saat mencicipinya kamu akan langsung merasa pedas dari bumbunya dan buah-buah muda tadi akan memberi rasa segar di mulut, sehingga terasa begitu nikmat.

4. Ikan Asap Sambal Matah Bali

Di buat dari ikan hasil tangkapan orang-orang pulau yang masih segar seperti tongkol, tuna dan kerapu yang diasapi dengan rasa pedas, itulah ikan asapnya Pulau Serangan. Keunikan dari kuliner khas Bali yang halal ini adalah penggunaan sabut kelapa yang dipakai untuk mengasapinya sehingga menimbulkan aroma sabut yang khas.

Untuk membuatnya memang cukup memerlukan waktu, karena saat memasaknya, perlu membolak-balik ikan beberapa kali sambil mengolesi bumbu pada ikan tersebut. Untuk membumbui ikannya, perlu bumbu halus dari cabai, kunyit, bawang putih, dan bawang merah.

Setelah dirasa matang, ikan asap tersebut akan disajikan bersama dengan nasi dan ditemani dengan sambal matah rasa pedas. Pembuatan sambal matah yang membuat rasanya benar-benar pedas dibuat dengan cabai rawit, bawang, dan serai hasil rajangan yang dicampur petis dan garam.

5. Bulung Kuah Pindang Bali

Pembuatannya memerlukan rumput laut dengan jenis Kappaphycus alvarezii yang memiliki ciri-ciri warna yang hijau namun agak gelap dan sedikit kemerahan. Uniknya, bulung kuah pindang memiliki dua warna setelah dimasak, yakni hijau yang didapat dari perendaman dengan air kapur dan akan bewarna putih bila rumput laut melewati proses penjemuran.

Rumput laut tersebut nantinya akan direbus dan diberi kuah pindang dan diberi taburan bumbu khas yang membuat rasanya pedas gurih. Untuk menikmatinya cukup dengan memakannya bersama nasi yang masih hangat atau bisa dimakan dengan rujak buleleng.

Selain itu, masih ada tambahan berupa bumbu halus dari jahe, terasi bakar, cabai rawit, dan garam pada wadah berisi bulung kuah pindang tersebut. Ada juga yang memberi taburan kacang tolo, kedelai, dan kacang tanah yang digoreng kering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0