photo of ramadan light on top of table
Photo by Ahmed Aqtai on Pexels.com
in

LoveLove

7 Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa Ramadhan, Wajib Diketahui

Puasa Ramadhan

Berbuka puasa merupakan hal penting yang harus dilakukan bagi setiap muslim yang menjalankan ibadah puasa. Namun tidak hanya berbuka puasa, ada amalan sunnah yang perlu Anda ketahui saat berbuka puasa ramadhan. Sehingga momen berbuka puasa lebih memberikan berkah dan kebahagiaan.

Berbuka puasa adalah saat yang membahagiakan. Setelah seharian menahan lapar dan haus agar bisa lebih dekat dengan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. Pada saat berbuka puasa, para hamba berbahagia karena telah menyelesaikan puasa hari itu. Dan berbahagia karena apapun yang tidak diperbolehkan selama puasa disahkan kembali. Rasulullah ﷺ bersabda:

والذي نفسُ محمدٍ بيدهِ لَخَلوفِ فمِ الصائمِ أطيبُ عندَ اللهِ من ريحِِ المسكِ ,للصائمِ فَرْحتانِ يفرَحْهُما إذا أَفطرَ فَرِحَ ، وإذا لقي ربَّه فَرِحَ بصومِهِ

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah itu lebih wangi daripada misik. Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan ketika ia berbuka dan kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb-Nya” (HR. Bukhari no. 1904, Muslim no. 1151).
7 Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa Ramadhan - katalogue.id
Photo by khats cassim on Pexels.com

Jadi waktu berbuka puasa adalah waktu yang spesial. Oleh karena itu ada beberapa adab yang disunnahkan saat berbuka puasa. Sehingga momen berbuka puasa lebih memberikan keberkahan dan kebahagiaan. Berikut ini adalah daftar amalan sunnah yang dapat Anda lakukan saat berbuka puasa:

Sunnah Berbuka Puasa: Menyegerakan Berbuka

Dianjurkan untuk berbuka puasa segera setelah matahari terbenam. Dari Umar bin Khattab radhiallahu anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا أقْبَلَ اللَّيْلُ مِن هَا هُنَا، وأَدْبَرَ النَّهَارُ مِن هَا هُنَا، وغَرَبَتِ الشَّمْسُ فقَدْ أفْطَرَ الصَّائِمُ

“jika datang malam dari sini, dan telah pergi siang dari sini, dan terbenam matahari, maka orang yang berpuasa boleh berbuka” (HR. Bukhari no.1954, Muslim no.1100).

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

لا يزالُ النَّاسُ بخَيرٍ ما عجَّلوا الفِطرَ عجِّلوا الفطرَ

“Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah).

Sunnah Berbuka Puasa: Dengan Ruthab (Kurma Segar)

Pilihan pertama berbuka puasa adalah ruthab (kurma segar). Jika tidak, maka dengan beberapa butir tamr (kurma kering), jika tidak maka dengan beberapa teguk air putih. Berdasarkan hadits Anas ibn Malik radhiallahu’anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

كان رسول اللهِ صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبًات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبًات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar) sebelum shalat. Jika beliau tidak punya ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), jika beliau tidak punya tamr, maka dengan beberapa teguk air” (HR. Abu Daud no.2356, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Jadi kurang tepat mendahulukan makanan atau minuman lain sebelum kurma atau air putih. Bukan berarti dilarang, namun perbuatan tersebut tidak meneladani Rasulullah ﷺ dalam berbuka puasa.

Dan perlu diketahui, sama sekali tidak ada hadits yang “berbukalah dengan yang manis” atau yang semakna dengan itu.

Sunnah Berbuka Puasa: Adab Memakan Kurma

7 Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa Ramadhan - katalogue.id
Photo by Riki Risnandar on Pexels.com

Disarankan pada saat makan kurma sebaiknya membuang bijinya pada punggung dua jari yaitu jari tengah dan jari telunjuk. Dari Abdullah bin Busr radhiallahu’anhu dia berkata:

ثُمَّ أُتِيَ بتَمْرٍ فَكانَ يَأْكُلُهُ وَيُلْقِي النَّوَى بيْنَ إصْبَعَيْهِ، وَيَجْمَعُ السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى

“Kemudian dibawakan kurma kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, dan beliau memakannya, kemudian mengeluarkan bijinya di antara kedua jarinya, yaitu beliau menggabungkan antara jari telunjuk dan jari tengah” (HR. Muslim no. 2042).

Tujuannya agar tangan bersih dari kotoran dan bekas mulut ketika mengambil kurma selanjutnya.

Sunnah Berbuka Puasa: Membaca Doa Berbuka Puasa

Berdoa saat berbuka puasa dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Ibn Umar radhiallahu’anhu berkata:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

“biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam jika berbuka beliau berdoa: dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah (telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan telah diraih pahala insya Allah)” (HR. Abu Daud no.2357, An Nasa-i no.3315, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

Adapun doa اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْرْتُ dengan lafadz seperti ini tidak ada asalnya dari hadits. Sedangkan doa اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ memang terdapat dalam beberapa hadits, namun seluruhnya terdapat kelemahan.

Sunnah Berbuka Puasa: Memperbanyak Doa

Karena waktu berbuka puasa merupakan waktu yang mustajab untuk sholat. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

ثلاثٌ لا تُرَدُّ دعوتُهُم الصَّائمُ حتَّى يُفطرَ والإمامُ العادلُ ودعْوةُ المظلومِ

”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.3598, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi).

Boleh berdoa sebelum berbuka. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin menjelaskan:

الدعاء يكون قبل الإفطار عند الغروب ؛ لأنه يجتمع فيه انكسار النفس والذل وأنه صائم ، وكل هذه أسباب للإجابة وأما بعد الفطر فإن النفس قد استراحت وفرحت وربما حصلت غفلة

“Doa ketika berbuka puasa dilakukan sebeluketika m berbuka, ketika matahari hampir tenggelam. Karena ketika itu tergabung perendahan jiwa, penuh ketundukan, dan itu ia masih sedang berpuasa. Dan semua ini merupakan sebab dikabulkannya doa. Adapun jika setelah berbuka, maka jiwa merasa santai dan senang, bahkan terkadang menjadi lalai” (Liqa Asy Syahri, no.8)

Boleh juga setelah berbuka. Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts wal Ifta’ ketika menjelaskan hadits:

إنَّ للصائمِ عند فِطره دعوةً لا تُردُّ

“Orang yang berpuasa, ketika berbuka puasa ia memiliki doa yang tidak tertolak”

Mereka berkata:

الحديث رواه ابن ماجه، قال في (الزوائد) : إسناده صحيح، والدعاء يكون قبل الإفطار وبعده؛ لأن كلمة: (عند) تشمل الحالتين

“Hadits ini riwayat Ibnu Majah. Penulis kitab Az Zawaid mengatakan: sanadnya shahih. Dan doa ini boleh sebelum atau setelah berbuka. Karena kata “inda” mencakup keduanya” (Fatawa Al Lajnah, 9/30).

Sunnah Berbuka Puasa: Doa jeda Adzan dan Iqomah

7 Amalan Sunnah Saat Berbuka Puasa Ramadhan - katalogue.id
Photo by Muhammad Adil on Pexels.com

Imam dan muazin sebaiknya memberikan jeda antara adzan dan iqomah yang cukup bagi jamaah untuk menyelesaikan makan tanpa terburu-buru. Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu’anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

اجعلْ بين أذانِك وإقامتِك نفَسًا ، قدرَ ما يقضي المعتصِرُ حاجتَه في مهَلٍ ، وقدْرَ ما يُفرِغُ الآكِلُ من طعامِه في مهَلٍ

“jadikanlah antara adzanmu dan iqamatmu jeda sejenak, yaitu sekadar waktu orang yang sedang ada kebutuhan menyelesaikan kebutuhannya dengan tenang, dan sekadar waktu orang yang sedang makan menyelesaikan makannya dengan tenang” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, Al Baihaqi, dll. dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 887).

Sunnah Berbuka Puasa: Urutan yang Ideal

  1. Perbanyak doa beberapa saat sebelum waktu Maghrib tiba.
  2. Saat Maghrib tiba, bacalah basmalah, lalu makan kurma atau minum air putih
  3. Ucapkan doa ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
  4. Lanjutkan makan atau minum menu lainnya
  5. Memperbanyak Doa diantara waktu adzan maghrib dan iqomah sholat maghrib
  6. Sholat maghrib

Demikian beberapa sunnah ketika berbuka puasa. Semoga membawa keberkahan dalam ibadah puasa kita. Wallahul muwaffiq.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0