Hubungan suami istri yang baik dan benar menurut Islam ,lengkap dengan doa dan adabnya.
Photo by RODNAE Productions on Pexels.com
in

Hubungan Suami Istri yang Baik dan Benar Menurut Islam, Lengkap dengan Doa dan Adabnya

Adab dan Doa Berhubungan Suami Istri Menurut Islam

Katalogue.id – Ketahui hubungan suami istri yang baik dan benar menurut Islam ,lengkap dengan doa dan adabnya. Dari kesempurnaannya, Islam telah mengatur semua aktivitas manusia. Mulai dari membuka mata di pagi hari, hingga menutup mata di malam hari untuk beristirahat.

Bahkan hingga masuk ke masalah personal seperti hubungan suami istri. Seperti yang Anda ketahui hubungan suami istri hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis semata, tetapi juga menjadi pahala bahkan membuahkan manfaat bagi kesehatan. 

Menurut peneliti bahwa hubungan seksual yang baik adalah setiap empat malam sekali. Selain itu, hal yang sering menjadi pertanyaan pasangan suami istri adalah bagaimana posisi hubungan suami istri dalam Islam.

Sebab, ada banyak posisi yang bisa digunakan saat berhubungan suami istri namun memberi keraguan apakah hal tersebut dibenarkan dalam Islam.

Hubungan Suami Istri Menurut Islam

Agama Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan yang mulia, termasuk cara hubungan suami istri yang baik dan benar menurut Islam. Termasuk memberikan pengetahuan etika dan adab yang baik untuk mengatur semua lini kehidupan umat manusia.

Hubungan suami istri yang baik dan benar menurut Islam ,lengkap dengan doa dan adabnya.
Hubungan suami istri yang baik dan benar menurut Islam ,lengkap dengan doa dan adabnya. Photo by RODNAE Productions on Pexels.com

Tak terkecuali juga mengatur cara, etika dan adab ketika berhubungan intim antara suami dan istri atau hubungan suami istri. Dikutip dari laman suryamalang.tribunnews.com begini cara hubungan suami istri menurut Islam.

Dianjurkan untuk Bersuci

Sebelum berhubungan intim, sangat dianjurkan dalam keadaan bersuci. Bersuci dalam hal ini, seperti berhias diri, dalam keadaan bersih dan wangi. Hal ini juga dilakukan oleh istri Rasulullah SAW sebelum berhubungan intim.

Sebagaimana dikutip dari hadis riwayat Abu Daud dan Ahmad, dari Abu Rafi’ radhiyallahu ‘anhu berkata:

“Rasulullah pada suatu hari pernah menggilir istri-istri beliau, beliau mandi tiap kali selesai berhubungan bersama ini dan ini.”

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah lebih baik engkau cukup sekali mandi saja?” Beliau menjawab, “Seperti ini lebih suci dan lebih baik serta lebih bersih.” (HR. Abu Daud dan Ahmad).

Dilarang Menolak Ajakan Suami

Ketika suami mengajak istri berhubungan intim hendaknya istri tak menolak. Dalam hal ini, Rasulullah SAW melarang perbuatan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda :

“Jika suami mengajak tidur istrinya, lalu sang istri menolak, yang menyebabkan sang suami marah kepadanya, maka malaikat akan melaknat istri tersebut sampai pagi tiba.” (HR Bukhari dan Muslim).

Meski demikian, bukan serta merta suami dapat memaksakan kehendak. Suami juga hendaknya harus memperhatikan kondisi kesehatan isteri. Jangan sampai memaksakan kehendak jika kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan hubungan badan.

Terlebih, ada saat dimana wanita dalam keadaan masa menstruasi, dan hal ini pun dilarang.

Dianjurkan Berdoa Sebelum Berhubungan

Adab yang tak boleh ditinggalkan adalah berdoa sebelum berhubungan intim. Hal ini sebagaimana hadis riwayat Abdullah bin Abbas dituturkan, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika salah seorang di antara kalian hendak mencampuri istrinya, maka hendaknya membaca doa”. Begini doa berhubungan suami istri.

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah jauhkanlah kami dari setan. Dan jauhkan setan dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami (anak keturunan).”

Berhubungan intim bukan saja serta merta bertujuan menyalurkan nafsu. Sebagai fitrah, berhubungan intim adalah cara umat manusia melanjutkan peradaban. Maksud dalam hal tersebut adalah menghasilkan keturunan yang baik.

Oleh karena itu, ketika berhubungan intim tak sembarang dilakukan karena nafsu semata. Seorang hamba suami istri juga dianjurkan memanjatkan doa sebelum dan sesudah berhubungan intim agar keturunan kelak diberi perlindungan dari syaitan.

Dilarang Lewat Dubur

Dalam syariat, bercinta juga harus dilakukan secara baik dan benar. Rasulullah SWT melarang menyetubuhi bukan pada tempatnya (Farji) bukan yang lain (dubur/anal).

Hal ini sebagaimana dikutip dari hadis riwayat Tirmidzi dan Nasa’i.

Rasulullah SAW bersabda: “Allah tidak akan melihat orang yang menyetubuhi seorang laki-laki atau isterinya pada bagian dubur.” (HR. Tirmidzi dan Nasa’i).

Dilarang Menyebarkan Rahasia Ranjang

Dalam syariat Islam, berhubungan intim merupakan aib yang hanya disimpan untuk pribadi masing-masing.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang mendatangi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian ia menyebarkan rahasianya.”” (HR. Muslim dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri radhiyallaahu ‘anhu)

Diperboleh dengan Bermacam Gaya

Rupanya tidak ada larangan melakukan berbagai gaya bercinta. Selama hal itu dilakukan semestinya dan pada tempatnya dan baik dilakukan. Hal ini boleh dilakukan agar pasangan suami istri tak merasa jenuh dan menikmati bercinta.

Sebagaimana hal ini juga dijelaskan dalam Al Quran dalam Surat Al Baqarah: 223.

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوا لِأَنْفُسِكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مُلَاقُوهُ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

“Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, Maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0