Mengenal sifat wajib bagi para rasul adalah.
Photo by GR Stocks on Pexels.com
in

Mengenal Sifat Wajib Bagi Para Rasul Adalah

Mengenal Sifat Wajiib Bagi Para Rasul dan Sifat Mustahil Bagi Para Rasul

Katalogue.id – Mengenal sifat wajib bagi para rasul adalah. Seperti yang umat Islam ketahui bahwa Nabi dan Rasul merupakan manusia terpilih Allah SWT yang ditugaskan untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya.

Sebagai manusia terpilih, Allah SWT menjaga Nabi dan Rasul dengan sifat yang baik agar menjadi contoh bagi para pengikutnya dan suri tauladan bagi manusia. Dalam Islam, Rasulullah SAW adalah tokoh mulia yang bisa menjadi teladan untuk seluruh umatnya di dunia.

Beliau adalah teladan terbaik baik kita dalam bersikap, mendidik, berdagang, dan melakukan perilaku sehari-hari kita. Allah SWT pun selalu memerintah kita untuk meneladani dan mempelajari segala sifat dari beliau.

Sifat-sifat wajib bagi rasul tersebut yang menjaga seluruhnya dari dosa. Sebab, Allah SWT yang langsung menjaga kemaksuman para rasul baik secara fisik maupun non-fisik. Sebab, tugas seorang nabi dan rasul adalah untuk mengantarkan umat dari zaman jahiliyah menuju zaman penuh penerangan.

Sifat Wajib Bagi Para Rasul

Yuk kenali sifat wajib bagi rasul agar kita bisa mencontoh akhlak maupun perbuatannya yang baik dan terpuji. Pun mereka diberikan kecerdasan untuk menyampaikan risalah-Nya kepada umat manusia. Dikutip dari laman mediaindonesia.com, inilah sifat wajib para rasul.

Mengenal sifat wajib bagi para rasul adalah.
Mengenal sifat wajib bagi para rasul adalah. Photo by Meruyert Gonullu on Pexels.com

As-Siddiq

Sifat wajib bagi para rasul pertama yang dimiliki oleh Rasul adalah As-Siddiq yang berarti selalu benar atau jujur. Semua Rasul Allah SWT tidak pernah berbohong baik kepada Allah SWT ataupun kepada manusia. Semua perkataan yang terucap dari mulut Rasul selalu benar dan jujur. Sifat ini tertulis dalam Alquran Surat Maryam ayat 41 yang berbunyi sebagai berikut:

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِبْرَٰهِيمَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا

Artinya: “Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam kitab (al-Qur’an), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan seorang nabi.” (Q.S. Maryam: 41)

Al-Amanah

Sifat wajib bagi para rasul yang berikutnya yang dimiliki oleh Rasul adalah Al-Amanah yang berarti dapat dipercaya. Sifat Al-Amanah pada Rasul memiliki arti bahwa Rasul dapat dipercaya. Mulai dari perkataannya, hingga perbuatannya semua dapat dipercaya.

Sifat ini tertulis dalam Alquran Surat Asy-Syu’ara ayat 106-107 yang berbunyi sebagai berikut:

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ  إِنِّى لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ

Artinya: “Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, ‘Mengapa kamu tidak bertakwa?’ Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.” (Q.S. Asy-Syu’ara: 106-107)

At-Tabligh

Sifat wajib bagi para rasul yang ketiga adalah At-Tabligh yang berarti menyampaikan wahyu Allah SWT. Semua wahyu yang diberikan oleh Allah SWT selalu Rasul sampaikan semuanya kepada umatnya. Tidak ada satu wahyu pun yang disembunyikannya.

Artinya: “Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (Q.S. Al-Maidah: 67

Al-Fatanah

Al-Fatanah atau yang berarti Rasul memiliki kecerdasan yang tinggi. Sifat ini wajib dimiliki oleh Rasul demi memerangi dan mengajak mereka yang masih enggan berjalan di jalan Allah SWT.

Selain itu, dalam menyampaikan wahyu dari Allah SWT, Rasul membutuhkan strategi, diplomasi, serta kemampuan khusus agar dapat diterima oleh kaumnya.

Sifat ini tertulis dalam Alquran Surat Al-An’am ayat 83 yang berbunyi sebagai berikut:

عَلِيمٌوَتِلْكَ حُجَّتُنَآ ءَاتَيْنَٰهَآ إِبْرَٰهِيمَ عَلَىٰ قَوْمِهِۦ ۚ نَرْفَعُ دَرَجَٰتٍ مَّن نَّشَآءُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ 

Artinya: “Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya.” (Q.S. Al-An’am: 83).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0