Tata cara mengerjakan sholat idul fitri di rumah.
Photo by Michael Burrows on Pexels.com
in

Tata Cara Mengerjakan Sholat Idul Fitri Di Rumah

Mengetahui Langkah-langkah Sholat Idul Fitri

Katalogue.id- Tata cara mengerjakan sholat idul fitri di rumah. Idul Fitri memiliki arti penting bagi seluruh umat Islam. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa ramadhan  dan merasakan keistimewaan ramadhan. Seluruh umat islam di dunia akan merayakan hari besar yakni idul fitri.

Bagi Muslim di seluruh dunia, Ramadhan 2021 adalah pengalaman yang hampir sama dengan Ramadhan di tahun sebelumnya. Ada peraturan dari pemerintah yang menganjurkan untuk menunaikan ibadah sholat idul fitri dirumah. Dikarenakan masih adanya pandemi COVID-19 yang belum kunjung reda.

Pengertian Sholat Idul Fitri

Idul fitri diartikan sebagai hari suci atau hari dimana umat islam seperti terlahir kembali dan bersih dari dosa. Idul fitri atau yang biasa disebut dengan hari lebaran adalah salah satu momen yang ditunggu oleh umat islam baik di Indonesia atau di negara lain dan dirayakan pada tanggal 1 Syawal. Saat idul fitri kita melakukan satu ibadah yang hanya dilaksanakan pada hari raya idul fitri saja yakni sholat idul fitri atau yang biasa disebut sebagai sholatid.

Tata cara mengerjakan sholat idul fitri di rumah.
Tata cara mengerjakan sholat idul fitri di rumah. Photo by Michael Burrows on Pexels.com

Sholat idul fitri adalah salah satu sholat yang hanya dikejakan saat perayaan hari raya idul fitri. Sholat idul fitri berbeda dengan sholat sunnah lainnya seperti sholat dhuha, sholat tahajud, sholat witir dan sholat wajib  dalam hal cara melaksanakan. Sholat idul fitri dilaksanakan pada pagi hari saat hari raya idul fitri dan umat islam akan beramai-ramai mengunjungi masjid atau lapangan untuk melaksanakan sholat idul fitri secara berjamaah.

Hukum Mengerjakan Sholat Idul Fitri

Meskipun sholat idul fitri termasuk sholat sunnah, namun beberapa hadist dan dalil menyatakan bahwa hukum melaksanakan sholat idul fitri adalah wajib. Berikut adalah beberapa dalil tentang sholat idul fitri.

أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat sholat ‘ied  agar mengeluarkan para gadis yang  beanjak dewasa dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat sholat.”

Sholat ied diwajibkan berdasarkan beberapa pendapat. Seperti yang dijelaskan berikut ini :

  • Rasullullah memerintahkan umatnya untuk melaksanakan sholat idul fitri dan bila seseorang memiliki uzur ia tetap harus keluar rumah dan pergi ketempat dilaksanakannya sholat namun tetap harus menjaga jaraknya
  • Rasullullah selalu melaksanakan sholat id dan tidak pernah meninggalkannya
  • Perintah Allah SWt dalam surat Al Kautsar ayat 2 “Dirikanlah sholat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2)
  • Boleh meninggalkan sholat jum’at jika pagi harinya telah melaksanakan sholat id (jika idul fitri jatuh pada hari jum’at) hal ini ditafsirkan bahwa seseuatu yang sifatnya wajib bisa gugur karena sesuatu yang wajib pula.

Persiapan Mengerjakan Sholat Idul Fitri

Mandi dan mensucikan diri

Sebelum melaksanakan sholat idul fitri hendaknya kita mandi dan mensucikan diri. Jangan lupa untuk berwudhu sebelum berangkat menuju tempat sholat.

Memakai Pakaian Terbaik

Saat hendak melaksanakan sholat idul fitri, sebaiknya kita menghias diri dan memakai pakaian terbaik. Pria juga dianjurkan untuk memakai wangi-wangian. Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim bahwa “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika sholat Idul Fitri dan Idul Adha dengan pakaiannya yang terbaik.

Makan

Hadist Rasullullah SAW

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat sholat ‘ied pada hari Idul Fitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari sholat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”

Berjalan Kaki dan Menempuh Jalan yang Berlainan

Hadist yang diriwayatkan oleh ibnu Jabir :

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘ied, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang“.

Hadist yang diriwayatkan oleh ibnu umar :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki“.

Melafalkan takbir

Saat sebelum melaksanakan shalat id sebaiknya kita melafalkan kalimat takbir kepada Allah SWT sebagai tanda bahwa kita gembira menyambut hari raya idul fitri.

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

“Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahi ilhamd (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala pujian hanya untuk-Nya)“.

Tata Cara Mengerjakan Sholat Idul Fitri

Tata cara mengerjakan sholat idul fitri di rumah. Sholat idul fitri hampir sama cara pelaksanaannya seperti sholat wajib atau sholat sunnah hanya saja terdapat sedikit perbedaan. Sholat idul fitri dilaksanakan dua rakaat secara berjamaah dan tidak ada adzan maupun iqamat untuk mengawalinya. Dikutip dari laman dalamislam.com berikut tata cara mengerjakan sholat idul fitri.

  1. Dimulai dengan takbiratul ikhram sebagaimana sholat lainnya
  2. Bertakbir sebanyak 7 kali selain takbiratul ikhram dan dengan melafadzkan kalimat takbir. Diantara takbir-takbir tersebut hendaknya membaca kalimat

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِ

“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii (Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku).

3. Membaca Alfatihah kemudian membaca surat lainnya pada rakaat pertama

4. Kemudian lakukan gerakan sholat seperti pada sholat umumnya yakni ruku, itidal dan sujud

5. Setelah bangkit dan masuk rakaat kedua, bertakbir sebanyak lima kali dan dengan lafadz yang sama seperti rakaat pertama

6. Membaca surat Alfatihah dan surat lainnya

7. Selanjutnya lakukan gerakan sholat sebagaimana biasanya sampai tahyat akhir dan salam

Setelah sholat id boleh khotib akan menyampaikan khutbah atau ceramah, jamaah boleh mengikuti khutbah ini dan mendengarkan namun juga boleh meninggalkan jika memiliki kepentingan. Sebagaimana hadits Rasullullah SAW

إِنَّا نَخْطُبُ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَجْلِسَ لِلْخُطْبَةِ فَلْيَجْلِسْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَذْهَبَ فَلْيَذْهَبْ

“Aku saat ini akan berkhutbah. Siapa yang mau tetap duduk untuk mendengarkan khutbah, silakan ia duduk. Siapa yang ingin pergi, silakan ia pergi. (HR Abdullah Said)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0