Langkah jitu untuk mempercepat haid yang aman dan alami.
Photo by Sora Shimazaki on Pexels.com
in

6 Langkah Jitu untuk Mempercepat Haid yang Aman dan Alami

Simak Cara yang Tepat Mempercepat Haid Bagi Kaum Hawa

Katalogue.id – 6 langkah jitu untuk mempercepat haid yang aman dan alami. Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita.

Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah.

Umumnya banyak wanita sudah tahu kalau siklus menstruasi berkisar 21 hingga 35 hari. Namun, rasanya hanya sebagian wanita yang tahu cara mempercepat datang bulan atau haid.

Alasannya beragam, misalnya melakukan ibadah keagamaan, berlibur ke tempat yang diidam-idamkan, atau hal lainnya yang mengharuskan wanita tampil maksimal tanpa harus “terganggu” oleh keluhan datang bulan.

Siklus Haid Pada Umumnya

Langkah jitu untuk mempercepat haid yang aman dan alami.
Langkah jitu untuk mempercepat haid yang aman dan alami. Photo by Sora Shimazaki on Pexels.com

Siklus ini berjalan sekitar 4 minggu, dimulai sejak hari pertama menstruasi, hingga hari pertama menstruasi berikutnya tiba. Siklus menstruasi pada seorang wanita diatur oleh berbagai hormon, baik yang dihasilkan oleh organ reproduksi maupun kelenjar lain.

Beberapa hormon yang terlibat adalah GnRH (gonadotropin relasing hormone), FSH (folicle stimulating hormone), LH (luteinizing hormone), estrogen, dan progesteron. Berdasarkan perubahan kondisi rahim dan konsentrasi hormon, siklus menstruasi dibagi menjadi beberapa fase, yuk simak!

Fase Menstruasi

Fase menstruasi merupakan fase pertama di dalam siklus menstruasi. Fase ini ditandai dengan terjadinya peluruhan dinding rahim yang berisi pembuluh darah dan cairan lendir. Fase menstruasi terjadi ketika sel telur tidak dibuahi sehingga tidak terjadi kehamilan.

Kondisi ini menyebabkan dinding uterus yang mengalami penebalan pada fase-fase sebelumnya untuk mempersiapkan terjadinya kehamilan, tidak lagi diperlukan oleh tubuh.

Fase Folikular

Fase ini terjadi ketika kelenjar hipotalamus di otak mengeluarkan GnRH untuk merangsang kelenjar pituitari atau hipofisis sehingga mengeluarkan FSH. FSH akan merangsang indung telur atau ovarium untuk membentuk folikel yang berisi sel telur yang belum matang.

Folikel akan terus berkembang selama sekitar 16 hari bersamaan dengan perkembangan sel telur. Folikel yang sedang mengalami pematangan akan mengeluarkan hormon estrogen yang mulai merangsang penebalan dinding rahim.

Fase Ovulasi

Fase ovulasi terjadi ketika ovarium melepaskan sel telur yang sudah matang ke saluran indung Sel telur akan keluar dari ovarium pada saat kadar LH di dalam tubuh mencapai puncaknya. Sel telur yang keluar dari ovarium akan berjalan menuju rahim untuk siap dibuahi oleh sperma.

Jika tidak dibuahi, sel telur akan melebur 24 jam setelah terjadinya ovulasi. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi selama 28 hari, umumnya ovulasi terjadi pada hari ke 14. Pada masa ini, vagina akan mengeluarkan lendir serviks.

Fase Luteal

Fase ini terjadi ketika folikel yang sudah mengeluarkan sel telur yang sudah matang berubah menjadi jaringan yang dinamakan korpus luteum. Korpus luteum akan mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron untuk menjaga agar dinding uterus atau rahim tetap tebal, sehinga uterus tetap siap menampung sel telur jika sudah dibuahi.

Jika terjadi kehamilan, tubuh wanita akan mengeluarkan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) untuk menjaga agar korpus luteum tetap ada di dalam ovarium sehingga dinding uterus tidak meluruh. Akan tetapi jika tidak terjadi kehamilan, korpus luteum akan meluruh sehingga kadar hormon estrogen dan progesteron dalam darah juga akan menurun.

Penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron akan menyebabkan dinding uterus mengalami peluruhan dan terjadi menstruasi. Fase luteal umumnya terjadi sekitar 11-17 hari dengan rata-rata lamanya adalah 14 hari.

Normalnya menstruasi terjadi sekitar 3-7 hari pada kebanyakan wanita. Meski demikian, tidak semua wanita mengalami siklus yang sama, bahkan di antara wanita yang berusia hampir sama.

Langkah Jitu Mempercepat Haid

Tidak bisa dipungkiri bahwa menstruasi bisa mengganggu aktivitas sehari-hari seorang wanita. Oleh karena itu, banyak yang mencari cara mempercepat haid agar tamu bulanan tidak muncul saat kondisi penting. 

Dikutip dari laman sehatq.com beginilah langkah jitu mempercepat haid. Seperti apa saja langkahnya, yuk simak!

Menggunakan Kontrasepsi Hormonal

Menggunakan alat kontrasepsi hormonal merupakan cara mempercepat haid yang ampuh karena langkah ini akan mengubah siklus menstruasi Anda. Jenis kontrasepsi hormonal yang dapat digunakan antara lain cincin vagina dan pil.Pil kontrasepsi merupakan gabungan dari hormon progestin dan estrogen.

Apabila dikonsumsi selama 21 hari, lalu penggunaannya dihentikan atau diganti dengan pil plasebo selama 7 hari, dalam waktu 7 hari tersebut menstruasi akan terjadi.Agar datang bulan lebih cepat, Anda dapat lebih cepat menghentikan penggunaan pil kontrasepsi tersebut.

Namun perlu diingat, apabila penggunaan pil dihentikan, kemungkinan terjadinya kehamilan pun akan meningkat.

Konsumsi Vitamin C

Vitamin C dipercaya dapat meningkatkan kadar estrogen dan menurunkan kadar progesteron dalam tubuh. Hal ini kemudian akan membuat uterus atau rahim berkontraksi, dan dinding rahim pun akan luruh, sehingga terjadi menstruasi.

Meski begitu, belum ada penelitian yang bisa memastikan cara mempercepat haid yang satu ini. Anda perlu lebih berhati-hati saat melakukannya. Jangan konsumsi suplemen vitamin C berlebihan, karena dapat berbahaya untuk kesehatan.

Olahraga yang Teratur

Olahraga ringan dapat membantu otot menjadi lebih rileks sehingga dapat membantu haid datang lebih cepat. Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk membutikan cara mempercepat haid dengan olahraga.

Berhubungan Seksual

Cara mempercepat haid yang satu ini mungkin tidak banyak yang tahu. Namun, nyatanya, mengalami orgasme saat berhubugan seksual dapat memicu terjadinya menstruasi. Orgasme saat melakukan hubungan seksual, akan membuat leher rahim Anda melebar.

Hal ini akan membuat ada daya yang menarik darah menstruasi turun, sehingga dapat mempercepat haid.Selain itu, melakukan hubungan seksual secara teratur juga dapat mengurangi stres, sehingga membantu siklus menstruasi berjalan lebih teratur.

Lakukan Relaksasi

Stres berat dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Itu sebabnya, mempraktikkan teknik-teknik relaksasi bisa meredakan stres sehingga membantu haid cepat datang, terutama bagi Anda yang terlambat datang bulan.

Konsumsi Jahe

Manfaat jahe memang beragam untuk menstruasi. Selain meringankan nyeri haid, jahe dipercaya dapat memicu kontraksi rahim. Maka itu, rempah yang satu ini disebut berpotensi membantu mempercepat datangnya haid. Namun, belum ada penelitian yang dapat memastikan metode ini.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0