Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Saat Buka Puasa
Foto oleh Riki Risnandar dari Pexels
in ,

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Saat Buka Puasa, Yuk Simak

Pentingnya Kurma Saat Buka Puasa

Katalgoue.id- Manfaat kurma bagi kesehatan saat buka puasa. Puasa selama Ramadhan dimulai dari matahari terbit hingga terbenam. Tradisi ini bermula dari ajaran agama Nabi Muhammad “Jika salah satu dari kalian berpuasa, dia harus berbuka puasa dengan kurma. Tetapi jika dia tidak dapat memperoleh apapun, maka (dia harus membatalkan puasanya) dengan air, karena air itu memurnikan”.

Selama satu bulan penuh, semua umat Islam menjalankan ibadah puasa dimulai dari sebelum matahari terbit (subuh) hingga terbenamnya matahari (magrib). Terkadang sebagian orang memilih menu buka puasa dengan menu secangkir kopi, segelas susu, atau dengan makanan ringan daripada dengan buah kurma.

Akan tetapi, buah kurma tidak hanya dikaitkan dengan bulan Ramadhan saja. Buah ini disebutkan lebih dari 20 kali dalam Alquran, dan buah ini disukai oleh banyak Muslim karena tahneek (tahnik) , pemberian kurma yang telah dikunyah hingga lumat, kemudian diletakkan di bagian langit-langit mulut bayi.

Kandungan Kurma Bagi Kesehatan

Perlu Anda ketahui bahwa buah kurma dapat dijadikan pilihan ideal dan sehat untuk mengisi tubuh yang kosong. Bermacam-macam kandungan di dalam buah kurma seperti,

  • Kaya kandungan gula.
  • Mengandung serat.
  • Mengandung mineral.
  • Fitonutrien (nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan, termasuk sayuran dan buah-buahan).
  • Vitamin C.
  • Kalium.
  • Magnesium.
  • Sebagian juga mengandung protein dan juga lemak.

Kurma mudah dicerna, menjadikannya sumber energi dan nutrisi yang cepat. Makan kurma setelah seharian berpuasa bisa membantu kadar glukosa darah tubuh cepat kembali normal. Saat tidak berpuasa, konsumsi kurma sebelum makan akan memuaskan sensasi lapar, yang pada akhirnya membantu menghindari makan berlebihan.

Fakta Menarik Buah Kurma

Dikutip dari thespruceeats.com bahwa buah kurma adalah makanan penting di kalangan orang Arab dan umat Muslim. Pengaruh ini meluas ke Negara Maroko, di mana kurma telah dibudidayakan selama berabad-abad. Puluhan varietas ditanam untuk pasar domestik dan internasional, dengan Medjool, Halawi, dan Deglet Noor termasuk yang paling populer.

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Saat Buka Puasa
Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Saat Buka Puasa. Foto oleh Quintin Gellar dari Pexels

Fakta Menarik Tentang Makanan Manis dan Populer yang Alami ini:

  • Kurma merupakan buah dari pohon kurma ( Phoenix dactylifera ) yang paling banyak dibudidayakan di Timur Tengah, Afrika Utara, Afrika Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.
  • Lebih dari 40 varietas kurma ditanam di Arab saja. Hal yang sama dapat dikatakan tentang produksi kurma Maroko. Tergantung pada varietasnya, kurma dapat dipanen dalam keadaan lunak, kering, atau setengah kering.
  • Kurma telah dikonsumsi setidaknya selama 7.000 tahun dan tampaknya telah dibudidayakan selama lebih dari 2000 tahun.
  • Benih kurma dapat tertidur selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade ketika kondisi perkecambahan tidak menguntungkan.
  • Bukan hanya dikonsumsi oleh manusia saja akan tetapi orang Arab di Sahara diketahui menggunakan kurma sebagai pakan unta, kuda, dan anjing.

Manfaat Kurma Saat Buka Puasa

Buah kurma merupakan simbol kelimpahan dan sumber serat, potasium, dan kalsium yang kaya, telah menjadi makanan pokok di meja Ramadhan sejak Nabi Muhammad menasehati sesama Muslim untuk berbuka puasa dengan buah suci. Adapun manfaat buah kurma bagi kesehatan sebagai berikut

Membantu Perut Merasa Kenyang

Kurma adalah buah yang kaya serat larut makanan, terutama pektin. Serat inilah, yang menarik air, meningkatkan fluiditas isi perut, sehingga memperpanjang waktu yang dihabiskannya di perut dan memberikan perasaan kenyang.

Dengan memasukkan makanan tinggi serat, seperti kurma dalam buka puasa dan sahur, serta pola makan keseluruhan, serta mendukung asupan serat dengan mengonsumsi banyak air, Anda akan memiliki kendali lebih besar atas nafsu makan dan kenyang lebih lama, tambahnya.

Membantu Kekebalan Tubuh

Studi menunjukkan bahwa kurma dapat memberikan efek stimulasi pada sistem kekebalan tubuh. Efek kurma ini dikaitkan dengan kandungan beta-glukannya, yang merupakan polisakarida, jenis karbohidrat yang lebih baik dan lebih kompleks yang disarankan dokter untuk Anda konsumsi. 

Selain itu, kurma juga mengandung senyawa fenolik dan karotenoid dalam jumlah tinggi (keduanya memiliki sifat melawan kanker yang hebat) serta vitamin, yang semuanya dianggap berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh berkat efek antimikroba dan sifat antioksidannya.

Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih

Setelah kelaparan atau setelah menjalankan ibadah puasa seharian penuh, tubuh akan mengarahkan Anda pada sumber karbohidrat tinggi, yaitu makanan manis, agar gula darah kita cepat kembali ke level normalnya dan menggantikan simpanan makanan yang kosong tersebut.

“Namun, untuk mencegah kenaikan berat badan dan menghindari penyimpangan yang berhubungan dengan gula darah, gunakan kandungan gula alami buah-buahan (bukan permen buatan) untuk memenuhi kebutuhan kita akan sesuatu yang manis. Dengan rasa yang khas dan rasa manis yang kaya, kurma bisa menjadi pilihan yang tepat untuk semua kebutuhan makanan penutup Anda.

Meredakan Perut Sembelit

Makanan seperti kurma dengan serat makanan tinggi seharusnya memiliki peran penting dalam pola makan yang sehat. Agar semuanya berjalan lancar, ahli diet merekomendasikan untuk mengonsumsi setidaknya 20 hingga 30 gram serat sehari. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa meningkatkan asupan serat makanan meningkatkan volume tinja dan mempersingkat waktu transit usus, sehingga membantu mencegah sembelit yang menakutkan. Di bulan Ramadhan, Anda mungkin juga memanfaatkan kandungan serat yang kaya pada kurma untuk membantu pencernaan.

Bagus Untuk Kesehatan Jantung

Kurma dikenal sebagai sumber potasium yang sangat baik, mineral penting yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Kalium terlibat dalam memastikan konduksi saraf, mengatur denyut nadi dan tekanan darah kita. Penelitian mengungkapkan bahwa diet kaya kalium membantu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan mengurangi risiko stroke.

Baik Untuk Sistem Saraf dan Energi

Kurma, yang mengandung vitamin B1, vitamin B2 dan niasin (B3) dalam kadar sedang, serta vitamin B6, membantu kita memenuhi kebutuhan vitamin B harian kita. Vitamin B tersebut terlibat dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak, yaitu mendapatkan energi dari nutrisi tersebut. 

Mereka juga memegang peran penting dalam fungsi sistem saraf yang sehat. Ketika Anda kekurangan vitamin ini, kemungkinan besar Anda akan mengeluh tentang fluktuasi dan penurunan tingkat energi, kelemahan, kelelahan dan masalah konsentrasi. Ini semua lebih penting saat Anda berpuasa ketika kabut otak adalah tantangan nyata.

Lengkapi Buka Puasa Anda Dengan Buah Kurma

-kataloghikmah-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0