Begini cara merawat kelinci yang baik agar tidak mati.
Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com
in

Begini Cara Merawat Kelinci yang Baik Agar Tidak Mati

Kelinci Merupakan Salah Satu Hewan Peliharaan yang Membutuhkan Perawatan Khusus

Katalogue.id – Begini cara merawat kelinci yang baik agar tidak mati. Seekor kelinci juga menjadi salah satu hewan peliharaan yang populer, setelah kucing dan anjing ataupun burung. Seolah-olah memang terlihat mudah cara merawatnya, namun kelinci juga membutuhkan perawatan yang baik agar sehat dan panjang umur.

Cara merawat kelinci di rumah harus diperhatikan agar ia berumur panjang. Apalagi, kelinci adalah hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki kebutuhan khusus untuk menjalani hidup yang panjang, bahagia dan sehat.

Pada umumnya umur kelinci mencapai 5 hingga 10 tahun bahkan bisa lebih. Banyak orang yang memilih kelinci sebagai hewan peliharaannya karena menggemaskan dan juga berbulu lembut. Untuk memeliharanya, tentunya kamu perlu mengetahui berbagai kebutuhan kelinci terlebih dahulu.

Memelihara hewan peliharaan memiliki banyak manfaat bagi pemeliharanya. Begitu pula dengan memelihara kelinci. Mengelus bulunya atau memperhatikan mereka melompat memberikan kesenangan tersendiri.

Cara Merawat Kelinci yang Baik

Kelinci menjadi salah satu hewan yang banyak dipilih sebagai hewan peliharaan karena memiliki tampilan yang lucu dan menggemaskan. Selain itu, kelinci mudah untuk didapatkan di mana saja. Dikutip dari orami.co.id begini cara merawat kelinci yang baik agar tidak mudah mati.

Begini cara merawat kelinci yang baik agar tidak mati.
Begini cara merawat kelinci yang baik agar tidak mati. Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com

Menjaga Kebersihan Kandang

Sama seperti manusia yang perlu lingkungan bersih, salah satu cara merawat kelinci yang penting adalah memastikan kebersihan kandang kelinci secara berkala.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kelinci yang dipelihara di kandang yang tidak memadai, tidak dirawat dengan baik, dan tidak diberi pakan yang sesuai membuat kelinci mengalami penurunan harapan hidup.

Apabila Anda menginginkan kelinci yang sehat, maka pastikan untuk membersihkan kandang kelinci setidaknya seminggu sekali serta bersihkan jerami dari kotoran kelinci setiap hari.

Menyiapkan Kotak Kotoran

Masih terkait dengan kandang, kamu juga perlu menyiapkan kotak kotoran sebagai salah satu cara memelihara kelinci di rumah. Kelinci memiliki kecenderungan alami untuk buang air kecil dan besar di satu area.

Manfaatkan ini dengan menyiapkan kotak kotoran kucing berukuran sedang atau tempat penyimpanan dangkal di dekat mangkuk makanan atau air. Apabila kelinci bebas berkeliaran di beberapa ruangan di rumah, ada baiknya kamu memiliki kotak kotoran di beberapa tempat.

Banyak kelinci menikmati menghabiskan waktu bersantai di kotak kotorannya, jadi pastikan ukurannya cukup besar.

Menyediakan Makanan Bergizi

Di habitat aslinya, kelinci memakan rerumputan, sayuran, dan juga biji-bijian. Jika memelihara kelinci di rumah, dalam cara merawat kelinci yang benar, ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda variasikan agar kelinci tidak mudah bosan dengan makanannya tetapi juga mendapatkan manfaat gizinya.

Contoh makanan yang baik untuk kelinci adalah pelet khusus kelinci, sayuran dengan daun hijau, dan beberapa jenis buah-buahan.

Menyediakan Air Bersih

Semua makhluk hidup tentu perlu minum air untuk menjaga kelangsungan hidupnya, begitu juga dengan kelinci.

Cara merawat kelinci yang juga tidak kalah penting adalah memastikan persediaan air minum yang bersih dan mengganti air minumnya setiap hari. Bersihkan juga wadah air secara berkala agar mencegah bakteri berkembang biak yang dapat membahayakan kesehatan kelinci.

Melakukan Sterilisasi

Tidak hanya kucing dan anjing saja yang perlu untuk disteril, sterilisasi memiliki manfaat yang sama untuk kelinci. Cara merawat kelinci agar tidak mati merupakan salah satu hal yang penting. Karena sterilisasi pada kelinci dapat mencegah kanker ganas yang sering menyerang kelinci yaitu Uterine Adenocarcinoma.

Kanker ini menyerang kurang lebih sebanyak 80% kelinci betina yang belum di steril. Jenis kanker ini dapat menyebar dengan cepat ke organ tubuh lain sehingga menyebabkan kematian. Kelinci sudah bisa di steril pada usia 4 – 6 bulan.

Memperhatikan Cara Menggendong Kelinci

Sebagai hewan yang cukup sensitif, maka Anda perlu memahami bahwa menggendong seekor kelinci juga perlu diperhatikan karena tak boleh sembarangan. 

Perlu diketahui bahwa tubuh kelinci cukup rentan, sehingga usahakan tidak melukainya terutama ketika menggendong kelinci.

Hindari untuk mengangkat kelinci dengan memegang ke dua telinganya atau mengangkat dengan memegang kedua kaki belakang. Cara menggendong yang salah hanya akan membuat kelinci merasa takut bahkan stres. 

Ketika ingin menggendong kelinci sama saja saat mau memegang kucing. Jika kesulitan, maka cobalah menggunakan satu tangan untuk memegang tengkuk atau punggung kelinci. Ketika tubuh kelinci sudah terangkat, maka tangan lainnya bisa digunakan untuk menopang bagian pantat agar kelinci pun merasa lebih nyaman. 

Mengawasi Kelinci Ketika Bermain di Luar Kandang

Sebagai hewan yang cukup sensitif, maka Anda perlu memahami bahwa menggendong seekor kelinci juga perlu diperhatikan karena tak boleh sembarangan. Perlu diketahui bahwa tubuh kelinci cukup rentan, sehingga usahakan tidak melukainya terutama ketika menggendong kelinci.

Hindari untuk mengangkat kelinci dengan memegang ke dua telinganya atau mengangkat dengan memegang kedua kaki belakang. Cara menggendong yang salah hanya akan membuat kelinci merasa takut bahkan stres. 

Ketika ingin menggendong kelinci sama saja saat mau memegang kucing. Jika kesulitan, maka cobalah menggunakan satu tangan untuk memegang tengkuk atau punggung kelinci. Ketika tubuh kelinci sudah terangkat, maka tangan lainnya bisa digunakan untuk menopang bagian pantat agar kelinci pun merasa lebih nyaman. 

Mengetahui Makanan yang Dilarang untuk Kelinci

Soal nutrisi, artinya kamu juga perlu tahu makanan apa yang tidak boleh dimakan. Cukup banyak makanan yang tak boleh dimakan oleh kelinci di antaranya adalah jagung, kobis, kacang-kacangan, dan kentang.

Pastikan kamu juga tidak memberikan bambu, biji-bijian, padi-padian, dan daging sebagai makanannya. Tak hanya itu, jangan pernah memberikan makanan manusia atau makanan olahan lainnya kepada kelinci.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0