Beras Basmati: mengenal asal usulnya, manfaat, hingga khasiatnya.
in

Beras Basmati: Mengenal Asal Usulnya, Manfaat, Hingga Khasiatnya

Asal Usul Beras Basmati Sangat Populer di Negara India dan Asia Tenggara

Katalogue.id – Beras Basmati: mengenal asal usulnya, manfaat, hingga khasiatnya. Beras basmati yang sangat populer di negara India dan Asia Tenggara ini, terbagi dalam dua jenis, ada yang warna putih dan cokelat.

Beras basmati adalah beras yang sering digunakan untuk membuat nasi briyani. Dibandingkan dengan beras pada umumnya, beras basmati memiliki bentuk yang lebih panjang.

Nasi dari beras basmati biasanya disajikan menjadi pelengkap masakan Timur Tengah dan India. Walau tidak sepopuler beras putih, Anda bisa menemukan beras basmati dalam kemasan yang dijual di pasar swalayan atau lokapasar.

Bagaimana Asal Usul Beras Basmati?

Dijelaskan oleh orami.co.id, Meskipun asal-usul sebenarnya masih belum jelas, para arkeolog menemukan sejenis beras berbiji panjang di dekat Udaipur, India, dan diyakini telah ada sejak tahun 2000 dan 1600 SM.

Arkeolog menyebut bahwa beras tersebut merupakan nenek moyang beras basmati yang kita nikmati saat ini. Tapi, apa bedanya beras basmati dengan beras lokal atau beras lainnya?

Beras Basmati: mengenal asal usulnya, manfaat, hingga khasiatnya.
Beras Basmati: mengenal asal usulnya, manfaat, hingga khasiatnya.

Sekilas, beras basmati ini sama dan mirip dengan beras-beras lainnya, tapi jika dilihat lebih dekat, beras basmati ini ukurannya lebih besar dan panjang. Selain itu, beras basmati ini tersedia dalam dua pilihan varietas yakni putih dan coklat.

Jenis beras yang satu ini dikenal dengan aromanya yang khas mirip dengan popcorn ketika dimasak. kata “basmati” dalam bahasa Hindi berarti “penuh aroma” atau “wangi”. Di beberapa tempat, ini disebut “ratu beras wangi.”

Jenis Beras Basmati

Selain bentuknya yang panjang, perbedaan mencolok beras basmati dari beras lainnya adalah kandungan amilosanya. Komponen penyusun pati ini membuat beras basmati tidak lengket setelah dimasak.

Ada 2 jenis beras basmati, yaitu yang berwarna putih dan berwarna cokelat. Untuk mengetahui kandungan nutrisi beras basmati putih. Dengan mengonsumsi 163 gram beras basmati, tubuh akan memperoleh beberapa asupan. Inilah kandungan beras basmati:

  • Kalori: 210
  • Protein: 4,4 gram
  • Lemak: 0,5 gram
  • Karbohidrat: 45,6 gram
  • Serat: 0,7 gram
  • Natrium: 399 miligram
  • Folat: 24% dari rekomendasi asupan harian (RAH)
  • Vitamin B1: 22% dari RAH
  • Vitamin B3: 15% dari RAH
  • Vitamin B6: 9% dari RAH
  • Selenium: 22% dari RAH
  • Tembaga: 12% dari RAH
  • Zat besi: 11% dari RAH
  • Zinc: 7% dari RAH
  • Fosfor: 6% dari RAH
  • Magnesium: 5% dari RAH

Sebagai perbandingan, beras basmati warna cokelat memiliki lebih banyak kalori, karbohidrat, dan serat. Selain itu, kandungan magnesium, vitamin E, zinc, kalium dan fosfor beras basmati cokelat juga lebih banyak, dibandingkan beras basmati putih.

Mungkin kandungan nutrisi yang lebih kaya itu menjadi alasan para ahli lebih percaya khasiat beras basmati cokelat , dibandingkan beras basmati putih.

Apa Manfaat Beras Basmati?

Beras basmati dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan, mengingat kandungan nutrisinya yang dilengkapi berbagai vitamin dan zat mineral. Inilah penjelasan tentang manfaat beras basmati untuk kesehatan, yuk simak!

Meningkatkan Kesehatan Otak

Beras basmati mengandung vitamin B yang cukup tinggi, termasuk vitamin B1 alias thiamin. Setidaknya, beras basmati mengandung 22% kebutuhan harian Anda akan vitamin B1. Vitamin tersebut sangat penting untuk kesehatan otak.

Jadi tidak heran kalau beras basmati dipercaya dapat menjaga atau bahkan meningkatkan kesehatan otak.

Merupakan Gandum Utuh

Beberapa jenis beras basmati cokelat merupakan gandum utuh, yang dipercaya akan manfaat kesehatannya. Dalam sebuah penelitian menunjukkan kemampuan gandum utuh dalam menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan kematian dini.

Riset lainnya juga membuktikan, gandum utuh yang diolah menjadi nasi cokelat bisa menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Mengonsumsi gandum utuh secara rutin juga terbukti mampu mengatasi peradangan di dalam tubuh.

Melihat dari manfaatnya, beras basmati dianggap sebagai beras yang memiliki kadar arsenik lebih rendah dan diperkaya dengan nutrisi penting. Beras basmati cokelat dianggap sebagai gandum utuh yang memiliki banyak keuntungan untuk tubuh.

Diperkaya Nutrisi

Dalam proses pembuatannya, kebanyakan produk beras basmati putih telah diperkaya berbagai macam nutrisi, mulai dari vitamin hingga zat mineral. Biasanya, nutrisi yang ditambahkan berupa zat besi, asam folat, tiamin, maupun niacin. Dengan mengonsumsinya, kebutuhan harian Anda terhadap nutrisi ini bisa terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0