Sudah Rapikah Anda Hari ini?Yuk, Pelajari Doa Berpakaian
Foto oleh The Lazy Artist Gallery dari Pexels
in

Sudah Rapikah Anda Hari ini?Yuk, Pelajari Doa Berpakaian

Adab Berpakaian Menurut Islam

Katalogue.id- Sudah rapikah Anda hari ini? Ada doa berpakaian yang harus Anda pelajari di balik kerapian itu. Sepantasnya setiap orang mengenakan pakaian yang sesuai dikarenakan pakaian yang sopan dan menutup aurat merupakan cermin dari seorang muslim yang sebenarnya.

Sebagai seorang muslim yang berakhlak, perlu Anda ketahui dalam Islam ditetapkan bahwa cara berpakaian diharuskan bersih, menutup aurat dan sopan. Dan di dalam Islam tidaklah menetapkan warna pakaian yang dipakai atau menetapkan bentuk pakaian seperti apa, baik disaat beribadah atau diluar ibadah.

Dalam Islam juga diatur tata cara berpakaian, baik bagi laki-laki maupun perempan. Hal tersebut dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an yang artinya :

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian pakaian untuk menutupi aurat kalian dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang lebih baik. Hal itu semua merupakan ayat-ayat Allah, supaya mereka berdzikir mengingat-Ku.” (QS. Al-A’raf ayat 26)

Adab Berpakaian dan Doa Berpakaian Menurut Islam

Sudah Rapikah Anda Hari ini? dan ada doa yang harus Anda baca. Seperti ditulis sumbarprov.go.id bahwa adab berpakaian dalam Islam cukup mendasar dan sangat mudah dilakukan atau diterapkan. Di lain itu, di beberapa Negara pun cara berpakaian menurut Islam sudah menjadi budaya sehari-hari.

Sudah Rapikah Anda Hari ini?Yuk, Pelajari Doa Berpakaian
Sudah Rapikah Anda Hari ini. Foto oleh coach jerryking dari Pexels

Aurat Harus Tertutup

Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Paha itu adalah aurat.” (HR.Bukhari). Aurat bagi seorang lelaki menurut ahli hukum ialah daripada pusat hingga ke lutut. Dan Aurat seorang wanita juga ialah seluruh anggota badannya, kecuali wajah, tapak tangan dan tapak kakinya.

Tidak Mempertontonkan Tubuh

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Dua golongan ahli neraka yang belum pernah aku lihat ialah, satu golongan memegang cemeti seperti ekor lembu yang digunakan bagi memukul manusia. Dan satu golongan lagi wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang dan meliuk-liukkan badan juga kepalanya seperti bonggol unta yang tunduk. Mereka tidak masuk syurga dan tidak dapat mencium baunya walaupun bau syurga itu dapat dicium daripada jarak yang jauh.” (HR.Muslim)

Salah satu tidak terpenuhi syarat menutup aurat adalah berpakaian yang menerawang. Pakaian menerawang bukan hanya menampakkan warna kulit dan bisa merangsang hawa nafsu orang yang melihatnya.

Tidak Memicu Kesombongan

Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Siapa yang melabuhkan pakaiannya kerana perasaan sombong, Allah SWT tidak akan memandangnya pada hari kiamat.” Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Siapa yang memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan pada hari akhirat nanti.” (Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’iy dan Ibnu Majah).

Pakaian yang Berbeda Lelaki dan Wanita

Rasulullah SAW mengingatkan hal ini dengan tegas sabdanya yang artinya: “Allah mengutuk wanita yang meniru pakaian dan sikap lelaki, dan lelaki yang meniru pakaian dan sikap perempuan.” (Bukhari dan Muslim).
Beliau SAW juga bersabda: “Allah melaknat lelaki berpakaian wanita dan wanita berpakaian lelaki.” ?(Abu Daud dan Al-Hakim).

Seperti yang Anda tahu pada umumnya pakain yang dikenakan lelaki hanya khusus untuk lelaki. Dan pakaian yang dikenakan wanita dikhususkan untuk wanita saja.

Sudah Rapikah Anda Hari ini?Yuk, Pelajari Doa Berpakaian
Pakaian yang Berbeda Lelaki dan Wanita. Foto oleh Gabby K dari Pexels

Janganlah Memakai Bahan Sutera

Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Janganlah kamu memakai sutera, sesungguhnya orang yang memakainya di dunia tidak dapat memakainya di akhirat.” (Muttafaq ‘alaih).

Di khususkan bagi kaum lelaki bahwa dalam Islam mengharamkan kaum lelaki memakai sutera.

Panjangkan Pakaian Anda

Allah berfirman bermaksud: “Wahai Nabi, katakanlah (suruhlah) isteri-isteri dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan beriman. Supaya mereka memanjangkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (ketika mereka keluar rumah). Cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu. Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (al-Ahzab:59).

Sebagai contoh bahwa kerudung yang seharusnya dipakai sesuai kehendak syarak yaitu bagi menutupi kepala dan rambut, tengkuk atau leher dan juga dada.

Awali Dengan Sebelah Kanan

Imam Muslim meriwayatkan daripada Saidatina Aisyah bermaksud: “Rasulullah suka sebelah kanan dalam segala keadaan, seperti memakai sandal,sepatu, berjalan kaki dan bersuci”. Apabila memakai sepatu atau seumpamanya, mulai dengan sebelah kanan dan apabila menanggalkannya, mulai dengan sebelah kiri.
Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Apabila seseorang memakai sendal, mulakan dengan sebelah kanan, dan apabila menanggalkannya, mulai dengan sebelah kiri supaya yang kanan menjadi yang pertama memakai sendal dan yang terakhir menanggalkannya.” (Riwayat Muslim).

Di dalam Islam memang dianjurkan apabila melakukan sesuatu lebih baik mengawalinya dengan sebelah kanan. Sebagai contih apabila mengenakan baju atau celana mulailah sebelah kanan.

Berdoa

Ketika menanggalkan pakaian, ucapkanlah : “Pujian kepada Allah yang mengurniakan pakaian ini untuk menutupi auratku dan dapat mengindahkan diri dalam kehidupanku, dengan nama Allah yang tiada Tuhan melainkan Dia. Sebagai seorang Islam, sewajarnya seseorang itu memakai pakaian yang sesuai menurut tuntutan agamanya. Karena sesungguhnya pakaian yang sopan dan menutup aurat adalah cermin seorang Muslim yang sebenarnya.

Doa Berpakaian Menurut Islam

Sudah rapikah Anda hari ini? Ada doa berpakaian yang harus Anda ucapkan. Yuk, simak dalam katalogHikmah.

Bacaan Arab

بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَاهُوَ لَهُ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَا هُوَلَهُ

Bacaan Latin

Bismillaahi, Alloohumma innii as-aluka min khoirihi wa khoiri maa huwa lahuu wa’a’uu dzubika min syarrihi wa syarri maa huwa lahuu

Artinya

“Dengan nama-Mu ya Allah aku minta kepada Engkau kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya, dan aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang ada padanya”

Peliharalah amalan mu karena ia adalah pakaian ukhrawi mu

-kataloghikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0