Syarat dan Biaya SKCK terbaru
in

Syarat Cara dan Biaya Membuat SKCK Terbaru

Katalogue.id – Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang di singkat SKCK adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh Polri yang berisikan catatan kejahatan seseorang.

Dahulu, sewaktu bernama Surat Keterangan Kelakuan Baik / SKKB, surat ini hanya dapat diberikan yang tidak/belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan hingga tanggal dikeluarkannya SKKB tersebut.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seseorang pemohon/warga masyarakat untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atau suatu keperluan karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang tersebut. (Vide Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014)

SKCK memiliki masa berlaku sampai dengan 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan.

Fungsi SKCK

Menurut fungsi, ada beberapa jenis SKCK berdasakan penerbitnya.

  1. SKCK yang diterbitkan Polsek atau Polisi Sektor

    Kepolisian sektor adalah struktur kepolisian Republik Indonesia yang berada di tingkat kecamatan. SKCK yang diterbitkan Polsek dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:
    • Untuk melamar pekerjaan non-PNS dan non-BUMN, contohnya perusahaan-perusahaan swasta.
    • Untuk melengkapi persyaratan melanjutkan sekolah atau perguruan tinggi.
    • Sebagai persyaratan untuk pindah tempat tinggal penduduk. Di beberapa daerah, warga yang hendak pindah domisili ke daerah lain diharuskan untuk menyertakan SKCK yang diterbitkan Polsek untuk membuat surat pindah penduduk.
  2. SKCK yang diterbitkan Polres atau Polisi Resor

    Kepolisian resor adalah struktur kepolisian Republik Indonesia yang tingkatannya lebih tinggi dari Polsek, yaitu melingkupi wilayah kabupaten atau Kotamadya. Umumnya SKCK pada tingkat Polres dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:
    • Melamar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
    • Syarat pendaftaran menjadi calon kepala desa, anggota DPRD, serta kepala daerah setingkat kabupaten atau Kotamadya.
    • Melamar kerja suatu posisi di Badan Usaha Milik Negara.
    • Menikah dengan salah seorang anggota Polri atau TNI, umumnya mereka juga meminta dokumen SKCK yang dikeluarkan Polres.
  3. SKCK yang diterbitkan Polda atau Kepolisian Daerah

    Kepolisian daerah membawahi Polres pada tingkat provinsi atau daerah istimewa. SKCK pada tingkat Polda dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:
    • Syarat pendaftaran walikota atau DPRD tingkat Provinsi.
    • Syarat berpergian atau bekerja di luar negeri, Anda harus menyiapkan SKCK yang dikeluarkan oleh polda. Untuk tujuan yang berhubungan dengan antarnegara atau luar negeri umumnya dibutuhkan SKCK dari kepolisian daerah dengan tingkatan tertinggi.
    • Proses pembuatan Visa dan Paspor dibutuhkan SKCK yang diterbitkan polda atau Mabes Polri.

Tata Cara Membuat SKCK

Membuat Baru

  1. Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK).
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  5. Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 background merah sebanyak 6 lembar.
  6. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
  7. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.

Memperpanjang Masa Berlaku

  1. Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)
  2. Membawa fotocopy KTP/SIM.
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  5. Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
  6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Biaya Pembuatan SKCK

Berdasarkan, UU RI No.20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP); UU RI No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia; PP RI No.50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada instansi Polri; Pemberlakuan PP RI No.60 Tahun 2016 untuk biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 30.000 (tiga puluh ribu rupiah). Biaya tersebut disetorkan kepada petugas Polri di tempat.

SKCK On-line

Dalam rangka pelayanan yang lebih baik, Polri telah menyediakan fasilitas pendaftaran permohonan SKCK secara online,dengan cara mengunggah (upload) dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi form yang tersedia sesuai dengan urutan.

Informasi lebih lanjut silahkan klik di : http://skck.polri.go.id/

Referensi Web polri.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0