Fatwa MUI tentang Vaksinasi di Bulan Ramadan
Photo by RF._.studio on Pexels.com
in ,

Vaksinasi di Bulan Ramadan Tidak Batalkan Puasa

Katalogue.id – Hukum melakukan vaksinasi covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya. MUI umumkan fatwa vaksin tidak akan membatalkan puasa asalkan tidak berbahaya.

Program vaksinasi covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah, segala upaya pun dilakukan seperti vaksin mandiri oleh perusahaan dan rumah sakit. hal ini dilakukan agar terwujud kekebalan komunitas secara bersama-sama.

Namun, mendekati bulan Ramadhan masyarakat mulai bertanya bolehkan vaksin dilakukan saat berpuasa.

Pada tahun ini, bulan puasa tetap akan dijalani ditengah situasi pandemik Covid-19 yang belum berakhir. Bulan puasa 2021 atau tanggal 1 Ramadan 1442 Hijriyah diperkirakan jatuh pada 13 April 2021.

Vaksinasi di Bulan Ramadan Tidak Batalkan Puasa
Vaksinasi di Bulan Ramadan Tidak Batalkan Puasa. Photo by Thirdman on Pexels.com

Fatwa MUI tentang Vaksinasi di Bulan Ramadan

Fatwa adalah sebuah istilah mengenai pendapat atau tafsiran pada suatu masalah yang berkaitan dengan hukum Islam. Fatwa sendiri dalam bahasa Arab artinya adalah “nasihat”, “petuah”, “jawaban” atau “pendapat”.

Menyikapi kekhawatiran masyarakat tersebut, Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat telah menggelar sidang pleno untuk memutuskan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi covid-19 Saat Berpuasa pada Selasa (16/3).

Khusus terkait vaksinasi sendiri, Komisi Fatwa MUI Pusat sudah pernah mengeluarkan Fatwa Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi. “Ini sebagai panduan bagi umat Islam agar dapat menjalankan puasa Ramadan dengan memenuhi kaidah keagamaan. Pada saat yang sama, ini dapat mendukung upaya mewujudkan kekebalannya melalui vaksinasi covid-19 secara masif, ”ujar Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh.

Dia menyampaikan, vaksinasi sendiri adalah memberikan vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut, untuk meningkatkan produksi antibodi guna menyangkal penyakit tertentu.

Pada kasus vaksinasi covid-19 ini, jenis vaksin yang digunakan dengan menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot. Model ini dikenal juga dengan istilah injeksi intramuskular sehingga menurutnya tak akan membatalkan puasa.

Baca juga artikel: Perjalanan Vaksin Bisa Masuk ke Tubuh Manusia, Yuk Simak!

“Vaksinasi covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular (suntik) tidak membatalkan puasa. Hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuskular adalah boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dharar),” ujarnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Menko PMK Muhadjir Effendy pun mengatakan hal yang sama. Bahkan menurutnya dalam mengejar target dari Presiden Joko Widodo yakni 1 juta vaksin setiap hari menurutnya bisa dilakukan meski pada bulan Ramadan sekalipun.

“Di bulan Ramadan tidak harus ada malam hari dilakukan vaksin. Pagi, siang sore pun bisa karena memang tak akan membatalkan puasa,” ungkapnya.

Sumber: MUI: Vaksinasi di Bulan Ramadan Tak Batalkan Puasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0