Wow! Ekspor di Bulan Februari 2021 Mencapai USD15,27 Miliar
Photo by David Dibert on Pexels.com
in

Wow! Ekspor di Bulan Februari 2021 Mencapai USD15,27 Miliar

Bidang Ekspor Catatkan Hasil Cemerlang

Katalogue.id- Ekspor di bulan Februari 2021 mencapai USD15,27 Miliar. Dari hal tersebut Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia mempunyai performa yang sangat menggembirakan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan dibandingkan Februari 2020, capaian ekspor ini meningkat 8,56 persen. Peningkatan ini ditopang oleh ekspor migas yang naik 6,90 persen serta nonmigas naik 8,67 persen.

Perbedaan Bidang Ekspor Februari Tahun Lalu

Tahun lalu di bulan yang sama, nilai ekspor tercatat sebesar USD14,06 miliar. Kendati dibandingkan bulan sebelumnya mengalami penurunan tipis sebesar 0,19 persen dari USD15,29 miliar di Januari 2021.

“Perkembangannya menggembirakan. Sejak November 2020 ekspor kita selalu tumbuh positif secara year on year (yoy). Tentu saja ini perkembangan yang sangat menggembirakan, diharapkan ekspor kita ke depan tumbuh lebih baik lagi,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers, Senin, 15 Maret 2021.

Secara sektoral, ekspor pertanian dibandingkan Januari 2020 memang turun 8,96 persen. Komoditas yang mengalami penurunan antara lain sarang burung, kopi, ikan segar, dan mutiara budi daya. Namun secara yoy meningkat 3,16 persen, seperti komoditas tanaman obat aromatik dan rempah-rempah, hasil hutan dan kayu lainnya, rumput laut dan ganggang lainnya serta lada putih.

Kemudian ekspor untuk industri dibandingkan Januari 2021 tumbuh 1,38 persen seperti besi baja, kimia dasar, dan organik yang bersumber dari minyak, kendaraan bermotor roda empat, logam mulia, dan kimia dasar organik. Demikian pula secara yoy naik sembilan persen seperti besi baja, kimia dasar organik, dan peralatan listrik.

Wow! Ekspor di Bulan Februari 2021 Mencapai USD15,27 Miliar
Wow! Ekspor di Bulan Februari 2021 Mencapai USD15,27 Miliar. Photo by Pixabay on Pexels.com


Ekspor di sektor pertambangan dibandingkan Januari mengalami penurunan 6,71 persen karena adanya penurunan ekspor bijih tembaga, lignit, bijih besi, dan bijih seng. Sedangkan secara yoy naik 7,53 persen seperti besi baja, kimia dasar organik, dan peralatan listrik. Struktur ekspor sepanjang Februari didominasi oleh nonmigas sebesar 94,36 persen.

Sementara itu, secara kumulatif ekspor 2021 (Januari-Februari) tercatat USD30,56 miliar, tumbuh 10,35 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Secara sektoral, migas naik 7,60 persen dan nonmigas meningkat antara lain pertanian naik 8,18 persen, industri pengolahan naik 10,29 persen, dan tambang naik 12,19 persen.

“Jadi mengawali 2021 ekspor kita cukup bagus karena adanya peningkatan dari berbagai negara sekaligus adanya kenaikan harga komoditas. Kita harap performa ekspor ini bisa dipertahankan di bulan-bulan berikutnya,” ucap dia.

Sebagai informasi, harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Februari naik 13,52 persen menjadi USD60,36 per barel dari USD53,17 per barel di Januari. Sementara yoy naik 6,62 persen.

Sedangkan komoditas nonmigas beberapa mengalami kenaikan seperti minyak kelapa naik 2,73 persen dibandingkan Januari dan naik 39,59 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (yoy). Demikian juga karet naik 2,12 persen dibanding Januari dan naik 45,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0